Arab Naikan Biaya Umrah, Kemenag Jabar: Kita Sebagai Tamu Hanya Mengikuti Peraturan

Kepala Seksi (Kasi) Pembinaan Haji dan Umrah, Kementrian Agama (Kemenag) Provnsi Jawa Barat (Jabar), Jajang Afifudin, saat ditemui Radar Bandung di Kantor Kemenag Jabar. Foto: Gumilar/Radar Bandung

Kepala Seksi (Kasi) Pembinaan Haji dan Umrah, Kementrian Agama (Kemenag) Provnsi Jawa Barat (Jabar), Jajang Afifudin, saat ditemui Radar Bandung di Kantor Kemenag Jabar. Foto: Gumilar/Radar Bandung

POJOKBANDUNG.com, BANDUNGPemerintah Arab Saudi mengeluarkan peraturan Visa Progresif Umrah tentang Jemaah umrah yang ingin umrah kembali di tahun yang sama akan dikenakan biaya tambahan.


Biaya tambahan yang dikeluarkan oleh Pemerintah Arab Saudi terkait Jemaah yang ingin umrah lebih dari dua kali dalam setahun, akan dikenakan biaya sebesar 2000 Real atau setara Rp. 7,17 juta. 1 Real sama dengan Rp. 3.600.

Kepala Seksi (Kasi) Pembinaan Haji dan Umrah, Kementrian Agama (Kemenag) Provnsi Jawa Barat (Jabar), Jajang Afifudin mengatakan, peraturan tersebut murni dibuat oleh Pemerintah Arab Saudi yang mempunyai kewenangan.

“Kita sebagai tamu hanya mengikuti peraturan dari sana saja,” kata Jajang saat ditemui Radar Bandung, Rabu (3/1).

Sebuah sistem pendataan telah dibuat oleh Pemerintah Arab Saudi jika ada jemaah yang teridentifikasi melakukan ibadah umrah lebih dari dua kali, maka Jemaah tersebut akan dikenakan biaya tambahan.

Lanjutnya, terkait peraturan ini, Kemenag sudah melakukan sosialisasi kepada Kasi-Kasi di daerah Jabar, pada kesempatan tertentu seperti rapat pembinaan umroh.

“Untuk secara masyarakat umum, kita belum lakukan sosialisasi,” pungkas Jajang.

Cr1

Loading...

loading...

Feeds

Larang Warga Mudik, Kapolri Minta Maaf

POJOKBANDUNG.com – Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo meminta masyarakat dapat memahami kebijakan pemerintah melarang adanya mudik pada periode libur …