Alhamdulillah, Bandung Kondusif Selama Rayakan Tahun Baru 2018

Tak ada sampah berserakan dan kerusakan parah terjadi di sekitaran alun-alun Kota Bandung. Alun-alun kota Bandung terlihat ramai kembali setelah pergantian tahun 2018, Selasa (2/1).
Foto : Muhammad Gumilang/Radar Bandung

Tak ada sampah berserakan dan kerusakan parah terjadi di sekitaran alun-alun Kota Bandung. Alun-alun kota Bandung terlihat ramai kembali setelah pergantian tahun 2018, Selasa (2/1). Foto : Muhammad Gumilang/Radar Bandung

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Perayaan tahun baru di Bandung berlangsung kondusif. Tak ada bencana atau kejadian luar biasa terjadi selama pergantian tahun pada 31 Desember 2017 sampai 1 Januari 2018.


“Kota Bandung terpantau kondusif selama perayaan pergantian tahun baru,” kata Kepala Bidang (Kabid) Kesiapsiagaan Operasi Pemadaman dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) PB Kota Bandung, Kurnia Saputra, di kantornya, Jalan Sukabumi, Kota Bandung, Selasa (2/1/2017).

Kurnia menambahkan, petugas Damkar selalu siap siaga 24 jam memantau jika persitiwa kebakaran terjadi di Kota Bandung.

Lanjutnya, empat titik yang menjadi fokus Damkar Kota Bandung untuk memantau perayaan tahun baru yang terdapat kembang api yaitu, kawasan Alun-alun Bandung, kawasan Alun-alun Ujung Berung, kawasan Alun-alun Padjajaran, kawasan Gasibu.

“Kita siapkan empat regu dengan total sekitar 60 personil Damkar,” terangnya.

Ia menambahkan, untuk pemantauan perayaan pergantian tahun tersebut, Dinas Damkar Kota Bandung bekerja sama dengan Kepolisian dan TNI.

Sementara itu, Kurnia mengungkapkan, hanya ada dua kejadian kebakaran yang terjadi pada tanggal 31 Desember 2017.

Kejadian pertama melanda Kantor Dinas BP2D Jl.Citarum No.8 sekitar pukul 02.50 WIB dinihari. Sedangkan yang kedua, kebakaran terjadi di sebuah rumah di Jl. Maleer 1 No. 3 (Komp. Maleer Indah) Kel. Maleer, Kec. Batununggal pukul 06.15 WIB, Minggu (31/12).

Menurut kurnia, kebakaran tersebut dapat segera ditangani oleh petugas Damkar.

“Kantor Dinas BP2D hanya bagian gudangnya saja yang terbakar, jam lima pagi sudah bisa dipadamkan,” ungkapnya

Sementara untuk kebakaran di Maleer ia menambahkan, hanya satu rumah saja yang terbakar dan tidak menyebabkan api menyebar ke rumah lainnya.

“Hanya sekitar 40m2 bagian rumah saja yang terbakar,” katanya.

Kedua kebakaran tersebut tidak memakan korban jiwa. Penyebab kebakaran pun masih dalam penyelidikan petugas kepolisian hingga saat ini.

“Untuk penyebab kebakaran dan kerugian material. Pihak kepolisian masih menyelidiki hal tersebut,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Dinas DPKP3, Arief Prasetya mengatakan, terjadi sedikit kerusakan di taman alun-alun Cicendo dan tulisan pada tugu Asia-Afrika yang ada bola dunia nya lepas.

“Relatif aman, tak ada kerusakan parah,” pungkasnya.

(Cr1)

Loading...

loading...

Feeds

Sampah Sumbat Sungai, Aktivis Demo

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Terkait timbunan sampah yang kerap menyumbat aliran Sungai  Cigadung yang berasal dari gundukan sampah di tempat pembuangan …

Setahun Zona Merah di Indonesia

PADA 2 Maret 2020, Presiden Jokowi mengumumkan dua warga Depok, Jawa Barat, terpapar virus mematikan Covid-19. Setelah pengumuman menyeramkan itu, suasana …

46 Warga Kampung Jati Dievakuasi

POJOKBANDUNG.com, SUKABUMI – Aktivitas bencana pergerakan tanah yang memprakporandakan tiga perkampungan penduduk di wilayah Desa Mekarsari, Kecamatan Nyalindung, kian meluas …