6 Penyelundupan Digagalkan Bea Cukai Selama 2017

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean A Bandung berhasil mengungkap mengungkap sejumlah kasus termasuk upaya penyelundupan narkoba.


Kepala KPPBC Tipe Madya A Bandung, Onny Yuar Hanantyoko menjelaskan, ada 6 kasus penyelundupan narkoba yang diungkap, dengan barang bukti sebanyak 10 gram sabu.

Keenam kasus yang diungkap yakni penyelundupan melalui Bandara Internasional Husein Sastranegara dan kiriman paket melalui kantor pos.

“Kami melakukan kerjasama dengan instansi lainnya yang tergabung dalam operasi penindakan narkotika, psikotropika dan prekursor (NPP). Hal ini juga berkat kesigapan petugas,” ujar Onny kepada wartawan, Sabtu (30/12).

Ia menuturkan, dalam penggagalan penyelundupan narkoba di bandara, pihaknya mengamankan sebanyak 4,74 gram sabu dan 13 butir pil happy five. Sedangkan dari penyelundupan paket, diamankan sebanyak 6,12 gram ganja kering, 32 butir MDMA dan 5 butir happy five.

“Semua kasus kami limpahkan ke pihak kepolisian untuk proses hukum selanjutnya,” tuturnya.

Onny menambahkan, selain menggagalkan penyelundupan narkoba, pihaknya selama 2017 juga melakukan Operasi Patuh Ampadan untuk menurunkan dan menekan tingkat peredaran barang kena cukai (BKC) ilegal, serta meningkatkan kepatuhan pengusaha cukai. Pada Operasi Ampadan I, pihaknya mengeluarkan 9 Surat Bukti Penindakan (SBP) dengan total sanksi administrasi mencapai Rp 5.976.000.

Sedangkan untuk Operasi Ampadan II, dikeluarkan sebanyak 31 SBP dengan total sanksi administrasi sebesar Rp 139.000.000. “Jadi sepanjang 2017 kami mengeluarkan 40 SBP dengan total sanksi administrasi sebesar Rp 144.976.000 dengan potensi kerugian negara sebesar Rp 322.463.141,” terang Onny.

Lebit lanjut Onny menyatakan, pihaknya sepanjang tahun 2017 juga melakukan kegiatan dengan sasaran kawasan berikat dan KITE (Kemudahan Impor Tujuan Ekspor). Pihaknya mengeluarkan sebanyak 9 SBP untuk bidang tekstil dan produksi tekstil serta sepatu dengan total sanksi administrasi mencapai Rp 615.691.818. Total kerugian negara dari temuan itu mencapai Rp 1.080.607.818.

“Dengan raihan di tahun 2017 ini, kami harap capaiannya akan lebih baik di tahun 2018 mendatang. Kami akan berusaha semaksimal mungkin,” pungkasnya.

‏(nda)

Loading...

loading...

Feeds

Menyongsong Peradaban Baru Era 5.0

SEIRING perjalanan hidup manusia beserta peradaban yang dilahirkannya, kemajuan industri dan teknologi kerap tercermin dari masa ke masa. Generasi demi …