Tak Diperhatikan Pemkot Bandung, Guru Honorer Doa Bersama di Masjid Agung

Ratusan guru honorer Kota Bandung menggelar istigosah di Masjid Raya Bandung, Jalan Asia-Afrika, Rabu (27/12/2017).  Foto: Gumilar/Radar Bandung

Ratusan guru honorer Kota Bandung menggelar istigosah di Masjid Raya Bandung, Jalan Asia-Afrika, Rabu (27/12/2017). Foto: Gumilar/Radar Bandung

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Ratusan guru honorer Kota Bandung menggelar sholat istigosah dan sholat dhuha berjamaah pada pukul 08.00 WIB, di Masjid Raya Bandung (Masjid Agung), jalan Asia-Afrika, Kota Bandung, Rabu (27/12/2017) kemarin.


Aksi doa bersama yang tergabung dalam Forum Aksi Guru Indonesia (FAGI) itu mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung untuk segera mencairkan dana hibah guru honorer terkait beberapa persoalan nasib guru honorer yang ada di kota Bandung.

Usman Jamaludin, Wakil Ketua FAGI mengatakan, kegiatan ini dilakukan dengan maksud untuk memperjuangkan hak-hak para guru honorer di kota Bandung.

“Karena sudah berkali-kali nuntut ke pemerintah tidak didengar, jadi kami lebih baik memasrahkan diri ke Allah SWT,” kata Usman saat ditemui Radar Bandung (grup pojokbandung.com).

Nasib guru honorer di Kota Bandung baik yang mengajar di SD dan SMP negeri maupun swasta yang jumlahnya kurang Iebih 40 persen dari jumlah guru di kota Bandung, pada umumnya mendapatkan gaji jauh lebih kecil dari Upah Minimum Kota (UMK) Bandung. Namun selama tahun 2017 nasib mereka tidak mengalami perbaikan signifikan.

FAGI memberikan rapor merah kepada Pemkot Bandung khususnya melihat ketidakmampuan Pemkot dalam hal pengeIoIaan guru honorer di Kota Bandung saat ini.

Beberapa catatan FAGI yang dijadikan dasar memberikan rapor merah kepada Pemkot Bandung, adalah pencairan dana hibah guru honorer di kota Bandung ini.

“Sampai saat ini dana hibah belum juga cair, padahal dana hibah yang sangat dinanti oleh kita sebesar 2,9 Juta rupiah per tahun,” ungkapnya.

Padahal dana hibah yang sangat dinanti oleh mereka itu, setidaknya bisa digunakan untuk biaya liburan akhir tahun seperti rekan mereka yang sudah berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang mendapat Tunjangan Profersi Guru (TPG) dan gaji tetap, serta Tunjangan Kinerja Daerah (TKD) yang besarnya paling sedikit 12 Juta Rupiah sebagimana yang disampaikan walikota Bandung kepada media masa.

Selain itu, dia menuturkan, Pemkot Bandung juga tidak memberikan tunjangan khusus bagi guru honorer yang mengajar di SD dan SMP Negeri. Hal ini membuat guru honorer hanya mengandalkan dana masyarakat dan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk penghasilan bulanan mereka.

Ia menambahkan, terjadi kekosongan guru PNS di SD dan SMP negeri. Hal ini merupakan dampak terjadinya pensiun serentak guru-guru SD dan SMP, sementara  pemerintah belum membuka Moratorium Guru PNS. Akibatnya banyak merekrut  guru honorer di SD dan SMP Negeri di kota Bandung.

“Tenaga honorer di sekolah negeri tidak dapat disertifikasi sehingga tidak bisa mendapatkan TPG,” ungkapnya.

Usman menambahkan, sebagaimana amanat Peraturan Mentri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) No. 8 tahun 2017 yang mengharuskan Pemerintah Daerah (Pemda) memberikan SK kepada guru honorer sebagai syarat untuk mendapatkan penghasilan dari pemerintah Pusat.

“Sebenarnya mereka berpeluang untuk mengikuti sertifikasi jika Pemkot Bandung mau memberikan SK status mereka sebagai Guru Honor Tetap di Daerah,” pungkas Usman.

(Cr1/Cr2)

Loading...

loading...

Feeds

2.280 File Vaksin Sinovac Tiba

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Sebanyak 2.280 file vaksin telah tiba di Gudang Dinas Kesehatan Kabupaten Subang, Kamis (25/2/2021). Vaksin Sinovac kiriman …

Pemkab Siapkan 1.000 Hektar Lahan

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Bupati Subang, H. Ruhimat menerima kunjungan kerja anggota DPR RI Komisi IV Dr. H Sutrisno, terkait program …

Puluhan Pejabat Ikuti Open Biding

POJOKBANDUNG.com, NGAMPRAH – Sebanyak 27 Aparatur Sipil Negara (ASN) telah mendaftar untuk mengikuti seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) …

Lubang Bak Kontrol Dibiarkan Terbuka

POJOKBANDUNG.com, SOREANG – Di Jalan Raya Soreang, tepatnya di depan perempatan lampu merah depan Komplek Pemerintah Kabupaten Bandung terdapat lubang …

Jalan Provinsi di Cikalong Terancam Longsor

POJOKBANDUNG.com, CIKALONGWETAN – Jalan raya Provinsi Cikalong-Cipendeuy terancam putus akibat longsor yang memakan bahu jalan. Berdasarkan pantauan, bahu jalan yang …

BRT Tidak Akan Ganggu Trayek Angkot

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Pengembangan angkutan massal berbasis jalan atau bus rapid transit (BRT) yang melintasi Kota Cimahi sudah memasuki tahap …

Vaksinasi Tahap Pertama Segera Selesai

POJOKBANDUNG.com, NGAMPRAH – Vaksinasi COVID-19 tahap I untuk dosis I terhadap tenaga kesehatan (nakes) di Kabupaten Bandung Barat (KBB) dimulai …