Perlu Sinkronkan Program KKBPK Antara Pemerintah Pusat dan Daerah

MEMAPARKAN : Kepala Perwakilan BKKBN Jawa Barat, Sukaryo Teguh Santoso memaparkan soal program Kependudukan, Keluarga Berencana, dan Pembangunan Keluarga (KKBPK).

MEMAPARKAN : Kepala Perwakilan BKKBN Jawa Barat, Sukaryo Teguh Santoso memaparkan soal program Kependudukan, Keluarga Berencana, dan Pembangunan Keluarga (KKBPK).

 POJOKJABAR.com, BANDUNG – Kepala Perwakilan BKKBN Jawa Barat, Sukaryo Teguh Santoso memandang perlunya sinkronisasi kebijakan program Kependudukan, Keluarga Berencana, dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) antara pemerintah pusat dan daerah. Menurutnya ada berbagai faktor yang menyebabkan mengapa sinkronisasi kebijakan ini menjadi penting dalam penyelenggaraan program KKBPK.


Beberapa hal dijelaskan Teguh, adalah terkait singkronisasi dalam penggunaan anggaran. Hal ini disampaikannya dihadapan para pimpinan SKPD-KB Kabupaten/Kota se-Jawa Barat saat membuka kegiatan Sinkronisasi Program dan Anggaran KKBPK dan Review Kampung KB Provinsi Jawa Barat TA 2017 di Hotel Grand Tjokro Bandung, Senin (18/12/2017).

Dalam konteks ini jelasnya, kegiatan-kegiatan yang sudah dibiayai oleh BKKBN tidak perlu lagi dianggarkan oleh pemerintah daerah. Salah satu contoh adalah pengadaan alat dan obat kontrasepsi (alokon) yang sudah dipasok oleh APBN sehingga APBD dapat fokus mendukung operasional penggerakannya saja. Sehubungan itu, Teguh juga meyakinkan bahwa ketersediaan alokon dari APBN sudah memenuhi perkiraan permintaan masyarakat, sehingga daerah tidak perlu khawatir kekurangan pasokan alokon.

Terkait dengan dukungan anggaran, Teguh juga mengingatkan pemerintah kabupaten/kota dapat memaksimalkan pemanfaatan Dana Alokasi Khusus (DAK) sub bidang KB yang telah dianggarkan pemerintah pusat melalui transfer ke Kabupaten/kota. Pada tahun 2018 mendatang dukungan DAK untuk 27 Kabupaten/Kota se-Jawa Barat jumlahnya meningkat jauh dibanding tahun 2017.

Loading...

loading...

Feeds

Penerima Vaksinasi Masih Fleksibel

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Ketentuan siapa yang bisa menerima vaksin Covid-19, masih fleksibel. Pasalnya, belum ada hasil penelitian yang valid mengenai …

2.280 File Vaksin Sinovac Tiba

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Sebanyak 2.280 file vaksin telah tiba di Gudang Dinas Kesehatan Kabupaten Subang, Kamis (25/2/2021). Vaksin Sinovac kiriman …

Pemkab Siapkan 1.000 Hektar Lahan

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Bupati Subang, H. Ruhimat menerima kunjungan kerja anggota DPR RI Komisi IV Dr. H Sutrisno, terkait program …

BRT Tidak Akan Ganggu Trayek Angkot

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Pengembangan angkutan massal berbasis jalan atau bus rapid transit (BRT) yang melintasi Kota Cimahi sudah memasuki tahap …