3.000 ASN Bertanding di PORPEMPROV XV/2017 Jabar

Pekan Olahraga Pemerintah Provinsi (PORPEMPROV) XV/2017 di kawasan Sentra Pembinaan Olahraga Terpadu (SPORT) Jabar Arcamanik, Bandung.

Pekan Olahraga Pemerintah Provinsi (PORPEMPROV) XV/2017 di kawasan Sentra Pembinaan Olahraga Terpadu (SPORT) Jabar Arcamanik, Bandung.

Pada upacara pembukaan tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga menyerahkan penghargaan bagi para atlet asal Jawa Barat yang telah berhasil meraih medali pada ajang SEA GAMES 2017, di Malaysia.


“Meskipun secara umum prestasi kontingen Indonesia pada ajang tersebut tidak terlalu menggembirakan, namun atlet-atlet Jawa Barat ternyata mampu memberikan kontribusi yang terbesar dibanding atlet dari Provinsi lain,” terang Aher.

Baik dari jumlah atlet yang berlaga, maupun jumlah medali yang diperoleh, yang berhasil meraih 19 medali emas, 21 medali perak, dan 9 medali perunggu.

Terlebih lanjut Aher, pada event PARAGAMES, kontingen Indonesia berhasil meraih prestasi sebagai juara umum.

“Atlet PARALYMPIC asal Jawa Barat juga memberikan kontribusi raihan medali terbanyak di ajang olahraga tersebut, yakni mencapai 32 medali emas, 25 mesali perak, dan 16 mesali perunggu,” sebut Aher.

Pada rangkaian upacara tersebut, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan diganjar penghargaan dari NPC Indonesia Provinsi Jawa Barat, karena telah sangat peduli, dalam membina para atlet paralympic hingga mampu meraih sukses.

Gubernur Resmikan SPORT Arcamanik Bandung

Masih pada rangkaian pembukaan PORPEMPROV XV/2017, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, meresmikan penggunaan kawasan SPOrT Arcamanik Bandung.

Aher menyebutkan bahwa SPOrT Arcamanik Bandung sepenuhnya merupakan milik dan dibangun oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat Tahun Anggaran 2012.

Baca Juga:

Liga 1 2018, Pentas 10 Tim Jawara Era Perserikatan Hingga Liga Indonesia

Akhirnya, Evan Dimas dan Ilham Udin Pilih Berkarier di Malaysia

Ada pun secara bertahap, telah mulai dimanfaatkan untuk penyelenggaraan event-event olahraga seperti Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS) tahun 2016, Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX, dan saat ini telah menjadi sentra pembinaan olahraga terpadu khususnya pembinaan bibit-bibit atlet masa depan Jawa Barat.

“Di samping tetap digunakan untuk berbagai kegiatan keolahragaan dan kepemudaan tingkat daerah, nasional, bahkan internasional,” sebut Gubernur Aher.

Aher pun berharap sarana yang diresmikannya dapat representatif untuk pembinaan olahraga para atlet maupun untuk dimanfaatkan masyarakat umum untuk aktivitas olahraga.

Dengan telah terbangunnya dan termanfaatkannya fasilitas pelatihan olahraha tersebut, Aher inginkan budaya dan prestasi olahraha di Jawa Barat dapat terus ditingkatkan, sehingga jargon “Jabar Kahiji” bisa terus menggaung hingga menjadi “Jabar Terus Kahiji”.

(mun)

Loading...

loading...

Feeds