Ini Harga Eceran Tertinggi Beras. Jika Lebih, Pedagang Bakal Kena Sanksi Berat

Kepala Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Bandung Elly Wasliah melakukan pantauan harga di pasar

Kepala Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Bandung Elly Wasliah melakukan pantauan harga di pasar

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Harga beras yang beredar di pasaran tidak boleh melebihi harga eceran tertinggi (HET) yang ditentukan Kementrian Perdagangan RI.

Menurut Kepala Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Bandung Elly Wasliah, HET beras jenis premium Rp12.850 per kilogram, sementara untuk beras jenis medium Rp9.450 per kilogram.

“Semua sudah tertera dalam Peraturan Mentri Perdagangan No 57 Tahun 2017,” ujar Elly kepada wartawan, Rabu (6/12/2017).

Elly mengatakan HET tersebut berlaku hingga waktu yang tidak ditentukan. “Apa pun yang terjadi harga beras di tidak boleh lebih tinggi dari HET,” kata Elly.

Baca Juga:

Cek Harga Kebutuhan Pokok Pasca Lebaran, Mendag Terkejut

Pemkot Cimahi Prediksi Kenaikan Harga Bahan Kebutuhan Pokok Jelang Puasa

Jika ditemukan ada penjual yang menjual beras lebih tinggi dari HET, maka akan mendapatkan sanksi pencabutan izin usaha.

“Jadi harus berhati-hati kalau ada sidak dari satgasus,” tegasnya.

Elly sendiri sudah mengadakan sosialisasi kepada pedagang di pasar tradisional dan pasar modern.

“Permendag ini, kan baru diberlakukan bulan lalu, jadi wajar kalau masih banyak pedagang yang belum tahu. Sehingga, masih banyak dipasaran yang menjual harga tinggi. Namun, kita lakukan sosialisasi sesering mungkin,” paparnya.

Baca Juga:

Harga Kebutuhan Pokok Berpotensi Melambung di Akhir Tahun

Masih Banyak Kios yang Tutup Picu Kenaikan Harga Kebutuhan Pokok di Bandung

Namun, untuk beberapa beras bisa dijual dengan harga khusus, seperti beras ketan, beras merah, beras hitam dan beras yang khusus untuk penderita diabetes.

Menurut Permentan (Peraturan Mentri Pertanian), No 31 tahun 2017, untuk beras tipe khusus bisa menerapkan harga khusus. Namun,  harus memiliki sertifikat.

Penetapan HET ini, belum diketahui seluruh penjual beras. Salah seorang penjual beras di Pasar Sederhana, Nurtendi menjual beras jenis premium dengan harga Rp13 ribu.

“Kenaikan harga ini, karena harga gabah naik, sekarang sekitar Rp5500. Kalau biasanya di bawah Rp5 ribu,” katanya.

(mur)

loading...

Feeds

Telkom University Bandung Gelar EFBA ke-5

Entrepreneurship Team Hima Adbis Telkom University Bandung kembali menggelar Entrepreneur Festival of Business Administration (EFBA EXPLORE)