Pria Ini Dihukum Mati karena Setubuhi dan Habisi Nyawa Bocah SD

Suasana persidangan Ican di Pengadilan Negeri (PN) Palembang, Rabu (6/12) (Alwi Alim/JawaPos.com)

Suasana persidangan Ican di Pengadilan Negeri (PN) Palembang, Rabu (6/12) (Alwi Alim/JawaPos.com)

POJOKBANDUNG.com- Irsan alias Ican, 32, terdakwa pemerkosaan dan pembunuhan terhadap bocah SD, berinisial NP divonis mati di Pengadilan Negeri (PN) Palembang, Rabu (6/12).


Dalam amar putusannya, hakim menilai perbuatan terdakwa Ican sangat sadis dan kejam sehingga membuat keluarga korban dan masyarakat menjadi trauma dan ketakutan.

Menurut Ketua Majelis Hakim Subur Prasetyo, terdakwa terbukti melanggar pasal 81 ayat 1 jo pasal 76 D Undang Undang nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas Undang undang tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Selain itu, perbuatan terdakwa terbukti melanggar pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana. “Karena itu kami menjatuhkan pidana mati terhadap terdakwa Irsan alias Ican,” katanya dalam persidangan, Rabu (6/12).

Kepada terdakwa, pihaknya memberikan waktu selama satu minggu untuk menentukan sikap. Apakah menerima putusan atau mengajukan banding. “Kami beri waktu satu minggu untuk mengambil sikap,” terangnya.

Menanggapi putusan tersebut kuasa hukum terdakwa, Rizal mengaku akan memikirkannya terlebih dahulu. “Kami pikirkan dulu yang mulia,” kata Rizal dari Posko Bantuan Hukum (Posbakum) Palembang

Untuk diketahui, Irsan alias Ican ditangkap pada Selasa (23/5) lalu di seputaran Pasar Induk Jakabaring. Ditangkapnya Ican ini dikarenakan telah melakukan pemerkosaan terhadap bocah SD berinisial NP yang masih berumur 8 tahun.

Tidak cukup disitu, usai disetubuhi bocah tersebut dibunuh dan dimasukkan di dalam karung untuk dibuang ke Sungai Musi.

(lim/JPC)

Loading...

loading...

Feeds

Larang Warga Mudik, Kapolri Minta Maaf

POJOKBANDUNG.com – Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo meminta masyarakat dapat memahami kebijakan pemerintah melarang adanya mudik pada periode libur …