Alhamdulillah! Warga Desa Mekarsari Menang dalam Gugatan Melawan PLTU Indramayu

Petani Desa Mekarsari yang tergabung dalam jaringan Tanpa Asap Batubara Indramayu (Jatayu)  menangis haru usai memenangkan gugatan terhadap surat keputusan izin lingkungan PLTU Indramayu 2 x 1000 MW di PTUN Bandung, Jalan Diponegoro, Rabu (6/12/2017). Foto: Riana Setiawan/Radar Bandung

Petani Desa Mekarsari yang tergabung dalam jaringan Tanpa Asap Batubara Indramayu (Jatayu) menangis haru usai memenangkan gugatan terhadap surat keputusan izin lingkungan PLTU Indramayu 2 x 1000 MW di PTUN Bandung, Jalan Diponegoro, Rabu (6/12/2017). Foto: Riana Setiawan/Radar Bandung

Selain itu Majelis Hakim menilai surat keputusan yang diterbitkan oleh Bupati Indramayu bukam merupakan kewenangan yang bersangkutan. Melainkan merupakan kewenangan DPMPTSP Indramayu. Sebagaimana tercantum di Perda No.15 tahun 2015 tentang Juklak Pelayanan terpadu Satu Pintu.


Selain itu dinyatakan juga eksepsi tergugat, kabur, tidak memenuhi syarat formal, daluarsa, tidak punya kepentingan, serta tidak melibatkan lembaga pemerintahan aparatur desa.

Ketua WALHI Jawa Barat, Dadan Ramdan mengatakan putusan pencabutan izin lingkungan PLTU Indramayu 2 adalah kemenangan warga desa.

“Target utama adalah tidak ada lagi pembangunan PLTU batu bara yang merampas ruang hidup rakyat dan mengancam kesehatan ke depannya,” kata Dadan Ramdan, melalui siaran persnya.

Sementara Gugun Gunawan dari LBH Bandung mewakili Tim Advokasi Hak Atas Keadilan Iklim mengatakan, dengan keputusan majelis Hakim hari ini menjadi teguran kepada Jokowi untuk meninjau ulang proyek-proyek berskala besar di Jawa Barat karena berpotensi menimbulkan kerugian dan hilangnya mata pencaharian rakyat.

Sementara itu, Khalimi sebagai kuasa hukum Tergugat yaitu PLN dan Bupati Indramayu menanggapi putusan majelis hakim tersebut dengan pikir-pikir dahulu.

(men/pojokbandung)

 

 

Loading...

loading...

Feeds