Surat Ketua Pengadilan Tinggi Jabar Dipertanyakan

Ratusan massa LSM GMBI saat menggelar demo di PN tinggi Jabar,  Jl Cimuncang, Bandung, Senin (4/12/2017).

Ratusan massa LSM GMBI saat menggelar demo di PN tinggi Jabar, Jl Cimuncang, Bandung, Senin (4/12/2017).

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Ratusan massa Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) menggelar demo di Pengadilan Tinggi Jabar, Jl Cimuncang, Bandung, Senin (4/12/2017). Aksi demo tersebut merupakan gabungan empat wilayah Distrik Kota Bandung, KBB, Kabupaten Bandung dan Distrik Majalah Raya.


Dalam aksinya itu, GMBI minta lahan SMAK Dago dikosongkan, karena sidang di Pengadilan Tinggi Jabar sudah menyatakan perintah eksekusi. Namun, di lapangan masih ada pihak yang menguasai lahan.

Di hadapan humas Pengadilan Tinggi Jabar, Ketua Distrik GMBI Kota Bandung, Abah minta semua unsur di Pengadilan Tinggi Jabar untuk memberikan pelayanan publik secara maksimal.

“Surat yang kami sampaikan tanggal 16 November 2017 sampai dengan aksi hari ini (4/12/2017) belum mendapatkan jawaban. Kalau alasan kesibukan, lanjut Abah, pastilah bapak-bapak di sini sibuk sekali, tapi harus dicatat bahwa di sini ada UU pelayanan Publik. Dan saya anggap bapak-bapak sekalian tidak bisa menjalankannya dengan baik,” tegas Abah di hadapan humas Pengadilan Tinggi Jabar.

Abah juga mempertayanyakan pemilik lahan bisa dikuasai oleh pemakai lahan.

“Ini yang kami pertanyakan kepada Pengadilan Tinggi Jabar,” tandasnya.

Sementata Ketua Umum DPP LSM GMBI, Moh Fauzan Rachman mengatakan, kedatangan pihaknya ke Pengadilan Tinggi Jabar sebagai kuasa pendampingan dari pengacara Endrik Sulaiman SH yang telah memenangkan perkara SMAK Dago.

“Selaku sosial kontrol GMBI menanyakan surat yang dikirim tanggal 16 November 2017 yang mempertanyakan mengapa Ketua Pengadilan Tinggi Jawa Barat tidak mengakui akan dieksekusi. Sementara perintah Pengadilan Negeri Bandung lokasi itu harus dieksekusi, kalaupun ada upaya hukum lain seperti banding, kasasi silakan berjalan,” tegas Fauzan.

Fauzan juga mengimbau pihak Pengadilan Tinggi Jabar, demi menjaga rasa keadilan, selain akan melakukan aksi besar-besaran juga melakukan pengosongan lahan.

“Selama ini kami menghormati proses hukum, tapi ketika hukum tidak bergerak ke arah kebenaran, maka GMBI siap melakukan pengosongan lahan,” tegas Fauzan.

(man)

Loading...

loading...

Feeds

Angin Kencang, Pohon Timpa Mobil

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Sebuah mobil tertimpa pohon tumbang di Jalan Raya Cijambe, Subang. Akibatnya bodi kendaraan pun ringsek. Peristiwa yang …

Dorong Bupati Rampingkan SOTK

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Susunan Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) Pemkab Subang dinilai terlalu gamuk sehingga pembuatan perencanaan dan penyusunan anggaran …

Bakal Punya Wadah Industri Kreatif

POJOKBANDUNG.com, NGAMPRAH – Wakil Bupati Bandung Barat, Hengky Kurniawan bertekad mewujudkan industri kreatif milenial. Gagasan itu rupanya tak main-main. Upaya …

Gandeng LBH Gerakan Pemuda Anshor

POJOKBANDUNG.com, CIMANGGUNG – Untuk melindungi warga karang taruna dan masyarakat Cimanggung yang berurusan dengan masalah hukum, Forum Pengurus Karang Taruna …