Pemuda Zaman Now Butuh Kecerdasan Literasi Digital. Begini Alasannya…

Ilustrasi literasi digital (news.unair.ac.id)

Ilustrasi literasi digital (news.unair.ac.id)

POJOKBANDUNG.com – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkoinfo) punya tugas besar memengaruhi generasi muda Indonesia agar cerdas bermedia sosial. Untuk itu, diperlukan kecerdesaan literasi digital.


Literasi digital merupakan alat yang bisa mencegah orang tersesat oleh berita-berita hoaks yang sangat berbahaya, bahkan merugikan.

Maka, melalui Mudamudigital, Kemenkoinfo mencoba menjadikan para pemuda kader yang cerdas bermedia sosial.

Bandung sebagai tempat ketujuh terselenggaranya acara Literasi Cerdas Bermedia Sosial, diikuti oleh 100 mahasiswa dari berbagi perguruan tinggi.

“Mudamudigital merupakan wadah bagi para generasi muda untuk sharing dan berbagi ilmu dengan para pakar digital Indonesia,” kata Donny Budi Utoyo selaku Program Officer for Internet Rights di Bandung, baru-baru ini.

Baca Juga:

Giatkan Masyarakat Membaca, Pusarda Luncurkan Program Gemas

Minat Membaca Masih Tertinggal, Taman Baca Diperbanyak

“Tujuannya adalah membentuk generasi muda Indonesia agar mempunyai kecerdesaan literasi digital yang tinggi sehingga tidak dapat disesatkan oleh hoaks yang dapat melunturkan persatuan,” sambung dia.

Pada acara ini hadir pula pemateri lain yakni, Komisaris Polisi Rudi perwakilan dari Polda Jawa Barat yang memaparkan sharing mengenai kasus-kasus kejahatan siber seperti hoaks, konten pornografi, judi online, hate speech dan tak lupa beserta hukuman bagi para pelaku.

Sementara, Moch. Latif Faidah dari Relawan TIK Kota Bandung akan berbagi materi mengenai etika berinternet.

Sementara pemateri lainnya adalah, Digital Entrepreneur Fero Walandouw menjelaskan tentang bagaimana menciptakan konten positif serta menangkal berita-berita hoaks.

Baca Juga:

Peri Bahasa, Komik Unik yang Lahir dari Hobi Membaca Chairil Anwar dan Pramoedya Ananta Toer

Penggunaan Gadget Harus Diimbangi dengan Kebiasaan Membaca Buku

Data dari Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia pada tahun 2016 generasi muda menempati posisi teratas pengguna internet.

Pada kategori “pemuda zaman now” tersebut berusia 20-24 tahun ditemukan 22,3 juta jiwa pengguna yang setara 82 persen dari total penduduk di kelompok itu.

Sedangkan pada kelompok 25-29 tahun, terdapat 24 juta pengguna atau setara 80 persen total jumlah jiwa.

“Bisa dibayangkan apabila generasi penerus bangsa ini tidak cerdas literasi digital. Mereka akan mudah percaya berita-berita hoaks yang menyesatkan dan berpotensi untuk memecah belah persatuan. Indonesia pada masa depan hanya akan menjadi mimpi buruk,” pungkasnya.

(bbb)

Loading...

loading...

Feeds

Kebijakan Relaksasi Iuran BPJAMSOSTEK

BPJAMSOSTEK memberikan respon terkait penerbitan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 49 Tahun 2020 tentang penyesuaian iuran program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan selama …

Manfaat Pensiun Anak sampai Usia 23 Tahun

Seseorang yang terdaftar sebagai peserta BPJAMSOSTEK, yang didaftarkan dengan program jaminan pensiun oleh perusahaannya, maka Peserta bisa menikmati Jaminan Pensiun …
Puluhan Kendaraan Laku Dilelang

Puluhan Kendaraan Laku Dilelang

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Sebanyak 87 unit kendaraan roda dua dan roda empat milik aset daerah Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi telah …
Bergabung karena Terus Dihubungi Lampar

Bergabung karena Terus Dihubungi Lampar

POJOKBANDUNG.com, LONDON – Timo Werner, penyerang muda Jerman itu mengungkapkan salah satu alasan bergabung dengan Chelsea. Sebabnya, dia selalu ditelfon …

Ancaman Baru di Tengah Pandemi

Pandemi virus Covid-19 belum usai dengan segudang permasalahan yang menyertainya. Kini kita juga diliputi kegelisahan serangan demam berdarah dengue (DBD) …