Bakal Calon Bupati Kabupaten Sumedang yang Tuding Wartawan Tukang Ajak Korupsi, Dipolisikan

Surat laporan tentang dugaan pelecehan terhadap profesi oleh H. Ecek Karyana, S.Kep., M.H

Surat laporan tentang dugaan pelecehan terhadap profesi oleh H. Ecek Karyana, S.Kep., M.H

POJOKBANDUNG.com, SUMEDANG – Bakal calon bupati Kabupaten Sumedang dari jalur perseorangan, H. Ecek Karyana, S.Kep., M.H., dilaporkan ke Polres Sumedang terkait dugaan pelecehan terhadap profesi wartawan.


Pelapor ialah Dedi Rustandi, wartawan harian koran Tribun Jabar yang bertugas di Kabupaten Sumedang.

Ecek diduga melakukan pelecehan terhadap profesi wartawan dalam sesi jumpa pers ketika dia menyerahkan berkas dukungan di kantor KPU Sumedang, sebagai salah satu syarat pencalonan jalur perseorangan.

H. Ecek Karyana, S.Kep., M.H (Facebook)

Dedi Rustandi mengaku sebagai perwakilan dari semua awak media yang hadir pada saat kegiatan tersebut.

Di mimbar jumpa pers, Ecek yang tampil sebagai narasumber itu melontarkan kalimat yang menuduh bahwa wartawanlah pihak yang selalu mengajak pihak lain untuk melakukan korupsi.

“Isi pidatonya banyak melecehkan profesi wartawan dibandingkan dengan visi, misi pasangan calon sebagai Bupati Sumedang, yang mana di antaranya Sdr. H. Ecek Karyana. S.Kep., M.H., mengatakan bahwa WARTAWAN TIDAK AKAN MAMPU UNTUK MENCALONKAN DIRI SEBAGAI BUPATI, MALAHAN WARTAWAN YANG MENGAJAK UNTUK MELAKUKAN KORUPSI,” demikian petikan lembar laporan pengaduan ke Polres Sumedang, yang ditulis Dedi Rustandi, Senin (27/11/2017).

Dalam surat laporan itu, Dedi juga mendesak pihak Polres Sumedang untuk menindaklanjuti pelaporannya.

Tindakan pelecehan itu tepatnya terjadi pada pukul 15.30 WIB, Senin (27/11/2017), di halaman kantor KPU Sumedang, Jalan Serma Muchtar No. 98, Kelurahan Situ, Kecamatan Sumedang Utara.

(atp/pojokbandung)

Loading...

loading...

Feeds