Ratusan Mahasiswa HI Mainkan Karinding di Cikapundung River Spot

Pencatatan rekor memainkan karinding dalam rangkaian Pertemuan Nasional Mahasiswa Hubungan International Indonesia (PNMHII) ke-29, di Cikapundung River Spot, Bandung, Rabu (22/11/2017). Foto: Murwani Rokhayati

Pencatatan rekor memainkan karinding dalam rangkaian Pertemuan Nasional Mahasiswa Hubungan International Indonesia (PNMHII) ke-29, di Cikapundung River Spot, Bandung, Rabu (22/11/2017). Foto: Murwani Rokhayati

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Ratusan mahasiswa jurusan hubungan internasional (HI) dari 51 universitas negeri dan swasta se-Indonesia serentak memainkan alat musik tradisional bambu, karinding.


Kegiatan tersebut dicatat sebagai rekor oleh Original Recor Indonesia (ORI). Pencatatan rekor terkait rangkaian Pertemuan Nasional Mahasiswa Hubungan International Indonesia (PNMHII) ke-29, di di Cikapundung River Spot, Bandung, Rabu (22/11/2017).

Acara sendiri berlangsung di bawah hujan rintik-rintik. Kendati demikian, acara berjalan meriah.

“Pemecahan rekor ini melibatkan 300 mahasiswa jurusan HI se-Indonesia,” ujar Ketua Panitia PNMHII ke-29, Tegar Pamungkas.

Karinding merupakan alat musik yang dibuat dari bambu ini. Dalam pencatatan rekor itu, karinding dimainkan selama 5 menit 1 detik.‎

Baca Juga:

Menang 3-1 Atas Mitra Kukar, Persib Pecahkan Rekor Buruk Itu

Selangkah Lagi Persib Pecahkan Rekor Liga Indonesia

“Waktu 5 menit 1 detik ini, adalah lambang dari 51 universitas yang berpartisipasi dalam acara ini,” jelas Tegar.

Untuk memainkan karinding tersebut, panitia memesan dari pengrajin lokal. Diharapkan, acara ini memberikan sumbangsih kepada masyarakat sekitar Kota Bandung.

“Selain kami pesan dari pengrajin, ada juga sumbangan dari komunitas Cikapundung River Spot,” tambahnya.

Tidak ada latihan khusus dalam memainkan karinding di pencatatan rekor tersebut.
Arahan diberikan langsung di lapangan.‎

Acara tersebut salah satu rangkaian acara PNMHII ke-29 yang digelar secara rutin setahun sekali. Acara diikuti mahasiswa dari Sabang sampai Merauke.‎

Sementara itu, Presiden ORI Agung Elvianto mengatakan, pemecahan rekor permainan karinding sebenarnya bukan yang pertama kali. Sebelumnya, ada pemecahan rekor di Ciamis yang diikuti 1.111 peserta.

Namun, meskipun pesertanya lebih sedikit, kegitan yang dilakukan PNMHII ke-29 melibatkan peserta dari Sabang sampai Merauke.

“Karena pesertanya bukan dari satu tempat yang sama, melainkan melibatkan orang bari berbagai daerah, kegiatan ini jadi pemecah rekor baru dari kategori kolosal,” katanya.

Baca Juga:

Liga 1 Pecahkan Rekor yang Dicetak Pemain Bandung Raya, Persib Finis di Angka 13

WOW! Beras Singkong Asal Kampung Adat Cireundeu Catat Rekor ORI dan Rekor Dunia RHR

Acara tersebut juga diharapkan bisa memperkenalkan karinding kepada khalayak luas.

Salah seorang peserta asal Lombok, Rivandita Ruli, mengaku tidak mudah memainkan alat musik karinding. Terlebih baru sekarang mahasiswa Universitas Makasar itu melihat alat musik tersebut.

“Saya memang baru tahu sekarang, alat musik ini. Susah mainnya,” katanya.
Namun, Ruli mengaku senang, karena ini kali pertama datang ke Bandung dan berkenalan dengan hal-hal baru.

(mur)‎

Loading...

loading...

Feeds

SAPA Alfamart, Solusi Belanja Saat Pandemi

POJOKBANDUNG.com – Masa PSBB yang diberlakukan di beberapa kota/ kabupaten membuat toko ritel yang menyediakan kebutuhan sehari-hari terpaksa buka lebih …

Jonggol Jadi Jalur Pengiriman Motor Curian

POJOKBANDUNG.com, BOGOR – Wilayah Jonggol menjadi jalur pengiriman hasil pencurian kendaraan bermotor sindikat Cianjur yang diamankan Polres Bogor. Tak jarang, …

Pantau Pelayanan, Bupati Sidak RSUD

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Bupati Subang H. Ruhimat menggelar inspeksi mendadak (sidak) di rumah sakit umum daerah (RSUD). Hal ini dilakukan …