Tere Liye Lagi Ngambek Nih pada yang Doyan Selfie. Kok Bisa?

ere Liye. Foto via JPNN

ere Liye. Foto via JPNN

POJOKBANDUNG.com – Jagat Twitter sedang ramai membicarakan Tere Liye, penulis dengan nama asli Darwis yang juga dikenal karena quotes alias kutipannya. Warganet membahas kenapa Tere Liye sampai sewot dan melarang orang yang selfie memakai kutipan di foto selfienya.


“Tere Liye mencak-mencak di facebook karena quote-nya banyak dipakai jadi caption instragram foto selfie. Padahal namanya jg tetep dicantumin. Lha dia sendiri pake nama pena pilm India aja orang Indianya selow ae. Aduuh, Mas Darwis, Mas Darwis…” kata Agus Mulyadi‏ melalui @AgusMagelangan.

Seperti biasa, warganet menyikapinya dalam pro dan kontra. Misalnya, akun @mariaexo96 menimpali, “Tere Liye kayak gitu karena dia merasa bertanggung jawab dengan kata2nya. Banyak orang yg salah menempatkan quote bijak yg dia buat, jadi ‘membenarkan’ perbuatan salah mereka dengan menambahkan kata ‘tere liye’. Iya aku ngerti dia marah.”

“Terlepas dari statemennya yang songong, gue sebenernya setuju kalo selfie-selfian pake quote itu ga penting dan bikin ilfil. apalagi kalo pake quote-nya Tere Liye,” timpal @jacknugraha.

Tapi tidak sedikit yang menanggapinya dengan santai dan penuh canda. Misalnya @yanskii yang penasaran mencari tahu siapa Tere Liye. Dia mencari di Google, ternyata yang muncul poster film India.

Warganet menyangka Tere Liye film India, padahal Tere Liye adalah nama pena dari penulis bernama Darwis

Baca Juga:

Tere Liye Berhenti Bikin Buku karena Pajak Penulis Sangat Mencekik?

Penulis Inggris Kelahiran Jepang Raih Nobel Sastra

Candaan lain muncul dari @masaikdotco, “Makanya beli quote sendiri. Banyak yang murah sekarang. XL noh ada yang 100ribuan, quote-nya 30 GB. Tanpa syarat 24 jam ON. Tere Liye ini mungkin quote-nya sedang mepet. Sering dipake tethering. Ya kamu modal dikit lah. Jangan pake quote orang. Minimal cari wifi Indomaret.”

Namun apa pun tanggapan warganet, kekesalan penulis kelahiran Lahat, 21 Mei 1979, itu rupanya bersumber dari banyaknya orang selfie yang memakai kutipannya.

Penulis novel Hafalan Shalat Delisa tersebut menilai, kutipan-kutipannya dipakai sembarangan. Orang yang memakai kutipan belum tentu paham konteks kutipan tersebut.

Kekesalan Tere Liye itu pertama kali muncul di akun Facebooknya 20 November 2017 lalu. Waktu itu ia membagikan status yang lain dari biasanya. Berikut status tersebut:

Woi, lu yang mau pamer foto selfie, kagak usah lu pakai2 caption pinjam quote page Tere Liye ini. Asyik betul foto selfie, wajah sudah kayak lemari menuhi seluruh layar, monyong2, sok cantik, sok ganteng, lantas caption di bawahnya: “Inilah hidupku, dstnya, dstnya – Tere Liye”

Termasuk kalian yang selebgram top dengan follower jutaan. Berhenti pakai quote page ini di akun kalian. Kagak nyambung. Lah, yg punya quote, kagak sekalipun posting fotonya sendiri. Ini bukan sok suci, sok bermoral, ini simpel soal: kalau lu mau selfie, mau pamer, mikir sendiri captionnya! Bikin sendiri. Jangan ajak2 Tere Liye untuk mendukung aktivitas pamer kalian.

*Tere Liye

**silahkan share, repos postingan page ini; boleh! TAPI tdk dengan foto selfie kalian.

***yg tersinggung dgn postingn ini, unlike saja page ini! kagak ada juga yg nyuruh gabung.

***nih, buat yg cuma suka baca sepotong2, silahkan baca link ini biar paham (tapi nggak yakin sih oran2 ini bakal kuat bacanya):

https://www.facebook.com/tereliyewriter/posts/1683428221707739

Status tersebut kemudian banyak dibagikan, dan pastinya memicu banyak komentar dari warganet pengguna Facebook yang kemudian merembet ke Twitter dan Instagram.

Kondisi tersebut malah diibaratkan pengadilan oleh Art Fun‏ melalui @arvan_firman:

“tersangkanya ada di IG
Korbannya ada di Facebook
Hakimnya ada di Twitter
sungguh kebhinekaan dalam bermedia sosial
berbeda beda tetap bahas Tere Liye
haha.”

(men/pojokbandung)

Loading...

loading...

Feeds

Penerima Vaksinasi Masih Fleksibel

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Ketentuan siapa yang bisa menerima vaksin Covid-19, masih fleksibel. Pasalnya, belum ada hasil penelitian yang valid mengenai …

2.280 File Vaksin Sinovac Tiba

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Sebanyak 2.280 file vaksin telah tiba di Gudang Dinas Kesehatan Kabupaten Subang, Kamis (25/2/2021). Vaksin Sinovac kiriman …

Pemkab Siapkan 1.000 Hektar Lahan

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Bupati Subang, H. Ruhimat menerima kunjungan kerja anggota DPR RI Komisi IV Dr. H Sutrisno, terkait program …

Puluhan Pejabat Ikuti Open Biding

POJOKBANDUNG.com, NGAMPRAH – Sebanyak 27 Aparatur Sipil Negara (ASN) telah mendaftar untuk mengikuti seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) …

Lubang Bak Kontrol Dibiarkan Terbuka

POJOKBANDUNG.com, SOREANG – Di Jalan Raya Soreang, tepatnya di depan perempatan lampu merah depan Komplek Pemerintah Kabupaten Bandung terdapat lubang …

Jalan Provinsi di Cikalong Terancam Longsor

POJOKBANDUNG.com, CIKALONGWETAN – Jalan raya Provinsi Cikalong-Cipendeuy terancam putus akibat longsor yang memakan bahu jalan. Berdasarkan pantauan, bahu jalan yang …

BRT Tidak Akan Ganggu Trayek Angkot

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Pengembangan angkutan massal berbasis jalan atau bus rapid transit (BRT) yang melintasi Kota Cimahi sudah memasuki tahap …