Alat Ini Bisa Menghemat Listrik Minimal 15 Persen

Prima Saver buatan PT Imani Prima. Foto:  imaniprima.co.id

Prima Saver buatan PT Imani Prima. Foto: imaniprima.co.id

POJOKBANDUNG.com – Sejak kenaikan TDL listrik pada sektor hotel dan mal, banyak pengusaha yang harus membayar tagihal listrik dalam jumlah besar.


“Setidak-tidaknya mereka harus membayar tagihan listrik Rp500 juta, bahkan ada yang sampai miliaran,” ujar GM PT ImaniPrima, Wahyun.

Karenanya, PT ImaniPrima memperkenalkan produk penghemat listrik yang diberi nama PrimaSaver.‎

“PrimaSaver yang dibuat para engineer terbaik kami ini hadir sebagai bentuk dukungan PT ImaniPrima pada program hemat energi 10 persen yang dicanangkan pemerintah,” papar Wahyun.

Saat ini alat tersebut telah digunakan beberapa industri besar seperti mal, pabrik dan hotel. Sebagai informasi, tagihan listrik kalangan industri ini berkisar Rp500 juta hingga miliaran rupiah.

Baca Juga:

Hari Ini, Tarif Listrik Pelanggan 900 VA Naik Lagi

Hari Ini Tarif Listrik 900 VA Naik Lagi 30 Persen

“Target kami saat ini memang kalangan insutri besar, mal dan hotel. Karena return-nya akan lebih cepat,” ujarnya.

Menurut Wahyun, alat ini bisa menghemat listrik minimal 15 persen. Kalau target 15 persen ini tidak tercapai PT ImaniPrima akan mengirimkan teknisi untuk melakukan seting ulang, agar target 15 persen bisa tercapai.

PrimaSaver telah tersertifikasi oleh B2TKE BPPT dan pemantauan penghematannya bisa dilakukan secara realtime melalui login aplikasi, baik laptop maupun selular.

“Jadi kami bisa memantau langsung perkembangan konsumen, melalui website secara online. Sehingga, jika ada yang tidak sesuai target, akan kami respon dan sesuaikan,” paparnya.

Selama dua tahun, bahkan ada jaminan bagi konsumen untuk pelayanan pantauan online ini. Setelah dua tahun, konsumen bisa melakukan kontrak servis.

Senada dengan Wahyun, Project Managet PT ImaniPrima Iwan Setiawan menambahkan, produk ini sudah diluncurkan ke pasaran sejak lima tahun lalu.

Namun, fasilitas pemantauan langsung secara online baru dikembangkan sejak tahun lalu.

“Baru di awal 2017, pantauan secara online ini diluncurkan ke pasaran,” tegasnya.

Baca Juga:

Tidak Ada Kenaikan TDL, tapi Subsidinya yang Ditarik

DPR Setuju Cabut Subsidi Listrik 900 VA

Iwan menegaskan PrimaSaver dibuat sesuai pesanan, itulah yang membedakan antara produk ini dengan produk lainnya.

“Kalau produk lain, dibuat baru dipasarkan. Kalau produk kami baru akan dibuat setelah melakukan survei ke konsumen,” terangnya.
Iwan menjamin, return yang bisa didapatkan konsumen lebih cepat. Semakin banyak daya listrik yang digunakan konsumen semakin besar penghematan, sehingga return juga semakin cepat.

“Dalam dua tahun, konsumen bisa merasakan return dari investasi atas pembelian alat ini,” pungkasnya.

Calon konsumen yang berminat bisa menghubungi Iwan Stiawan di PT ImaniPrima Graga STR, 2nd flor, Jalan Ampera Raya No 11 Jakarta 12550m Tlp. 021-7810428, 021-7810484, Fax. 021-7810450, email. [email protected] atau bisa di lihat di website.http:www.imaniprima.co.id.

(mur)

Loading...

loading...

Feeds