Penyakit Herpes Intai Warga Korban Banjir Bandung Selatan

Warga korban bajir Bandung selatan. Foto: Riana Setiawan/Radar Bandung

Warga korban bajir Bandung selatan. Foto: Riana Setiawan/Radar Bandung

POJOKBANDUNG.com – Warga korban banjir di Kecamatan Baleendah, Dayeuhkolot dan Bojongsoang, Kabupaten Bandung, mulai terserang penyakit. Keluhan mereka antara lain maag, darah tinggi, influenza, gatal gatal hingga herpes.


Salah seorang warga Baleendah Rosdiana (34) mengaku sakit maag. Anaknya yang masih berusia 6 tahun pun mengalami sakit gigi dan alergi dingin.

Rosdiana kemudian memboyong anaknya untuk berobat di pelayanan kesehatan gratis di Polres Bandung dan UPT Dinas Kesehatan Baleendah di halaman sebuah toko dipertigaan Baleendah.

Selain Rosdiana, terdapat puluhan orang warga lainnya yang memanfaatkan pelayanan kesehatan gratis itu. Enam petugas medis disiapkan untuk memeriksa para pasien yang berdatangan sejak pukul 11.30 WIB.

Baca Juga:

Banjir Bandung Selatan, Jalan Moh Toha – Dayeuhkolot Tak Bisa Dilalui Kendaraan

Awas! Tikus Pembawa Penyakit di Musim Banjir 

“Banjir ini memang berdampak terhadap gangguan kesehatan warga. Sehingga, atas intruksi pak Kapolres kami coba memfasilitasi kegiatan pemeriksan kesehatan bagi warga korban banjir,” kata Kapolsek Baleendah, Kompol Priyono.

Priyono mengatakan, pemeriksaan kesehatan ini, dilaksanakan sejak sepekan terakhir. Dengan sasaran warga korban banjir, baik yang berada di pengungsian maupun yang masih bertahan di rumah masing masing.

Kegiatan tersebut dilaksanakan sejak sepekan teterakhir dengan menyasar warga terdampak banjir, baik yang masih bertahan maupun yang masih bertahan di pengungsian.

Dalam sehari, jumlah warga yang berobat antara 80 hingga 100 orang. Rata rata, pasien yang datang mengeluhkan gatal-gatal, batuk dan pilek.

“Kami juga melakukan jemput bola ke tempat-tempat warga yang bertahan atau tak memungkinkan dilakukan pengobatan di sini, mudah-mudahan banjir cepat surut dan warga tetap berhati-hati,” katanya.

Dokter Kesehatan Polres Bandung, dr Kris Biantoro menambahkan, selain penyakit seperti maag, darah tinggi dan lainnya, ia juga menemukan warga korban banjir yang terjangkit penyakit herpes.

Baca Juga:

Kota Bandung Dikepung Banjir, Lalu Lintas Lumpuh

Jabar Siaga Bencana Banjir dan Longsor Hingga 31 Mei 2018

Herpes adalah penyakit yang disebabkan virus HHV (Human Herves Virus). Virus ini menyebabkan terjadinya infeksi pada kulit dan kondisi kulit mengalami peradangan.

Penyakit herpes adalah jenis penyakit yang menular dan menimbulkan bintik dan ruam berwarna merah.

“Herpes ini penyebabnya tidak hanya dari hubungan seksual saja. Tapi bisa juga karena banjir, di mana daya tahan tubuh lemah dan stres atau digigit binatang. Selain herpes banyak jugs warga yang sakit darah tinggi karena stres dan kondisi fisik yang melemah,”ujarnya.

Sementara itu, banjir yang merendam ribuan rumah warga di tiga kecamatam itu, tak kunjung surut. Sebagian warga masih bertahan dibeberapa titik pengungsian.

Hujan deras yang kembali terjadi sore ini, mengakibkan genangan air kembali naik. Padahal, sepanjang hari ini genangan air yang sebelumnya menggenangi Jalan Raya Baleendah Banjaran mulai surut.

(apt)

Loading...

loading...

Feeds

Larang Warga Mudik, Kapolri Minta Maaf

POJOKBANDUNG.com – Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo meminta masyarakat dapat memahami kebijakan pemerintah melarang adanya mudik pada periode libur …