Hanya 78 Menit, Kopassus dan Kostrad Serbu KKB di Papua. 347 Sandera Dibebaskan

Pembebesan sandera di Papua

Pembebesan sandera di Papua

POJOKBANDUNG.com, PAPUA – Hanya dalam tempo 78 menit,  347 orang yang selama ini disandera kelompok bersenjata di Tembagapura, Papua bisa diselamatkan.


Operasi penyerbuan dan pembebaskan dilakukan pasukan TNI di bawah kendali Pangdam XVII/Cenderawasih Mayor Jenderal TNI George Elnadus Supit, Jumat pagi (17/11).

Kepala penerangan Kodam XVII/Cendrawasih, Kolonel Inf Muhammad Aidi menerangkan kronologi penyerbuan oleh 13 orang Para Kopassus dan 30 Batalyon Infanteri Raider Kostrad, mengobrak abrik sarang kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Desa Kimbely dan Desa Banti.

“Pada waktu yang di koordinasikan yaitu  Jam “J” pada jam 07.00, pasukan mulai bergerak ke arah posisi Kelompok KKB yang sedang berkumpul. Pukul  07.45 suara ledakan di bunyikan dan seluruh anggota sniper langsung melakukan penyerangan kepada  KKB sedang berkumpul di kandang babi di daerah utikini,” ujar Muhammad Aidi.

Mengetahui pasukan yang tiba-tiba muncul diluar area pemukiman,  kerumunan KKB itu berhamburan melarikan diri tanpa bisa melakukan perlawanan.

Setelah itu, lanjut Aidi, Jam 08.18 seluruh area Kimberley berhasil dikuasai. Pangdam XVII/Cenderawasih memerintahkan penguasaan pos-pos KKB.  Setelah seluruh wilayah di kuasai dan situasi dinyatakan aman, Pangdam berkoordinasi dengan Kapolda agar segera mengirimkan tim evakuasi.

“Jika kalian berhadapan dengan Pasukan Reguler, Bertempurlah secara terhormat. Jika kalian berhadapan dengan milisi, jangan pernah memberinya kesempatan kedua,” demikian Kapendam mengutip arahan komando.

Sampai saat ini belum ada kepastian tentang jumlah korban dari kelompok separatis karena cuaca sangat berkabut saat penyerbuan berlangsung.

Setelah seluruh wilayah kedudukan separatis dikuasai TNI dan situasi dinyatakan aman, Pangdam Cenderawasih berkoordinasi dengan Kapolda Papua agar segera mengirimkan Tim Evakuasi. Tidak lama kemudian, Tim Satgas Terpadu TNI dan Polri tiba di lokasi melaksanakan evakuasi.

Sekitar pukul 14.00 WIT, proses evakuasi berhasil dilaksanakan dengan jumlah korban sandera yang berhasil diselamatkan adalah 347 orang terdiri dari warga pendatang dan pribumi. Sementara penduduk asli setempat memilih tetap tinggal dengan jaminan keamanan dari Aparat TNI dan dukungan logistik darii Pemda Kabupaten Mimika.

Saat ini pasukan pengaman tetap tinggal di lokasi kampung Kimbery dan Utikini untuk mengamankan korban dari pengaruh kelompok Separatis OPM.

(mun/ald)

Loading...

loading...

Feeds

Energi Postif Moonraker untuk Kemajuan Daerah

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Bukan lagi zamannya ugal-ugalan dijalanan. Apalagi melakukan tindakan yang merugikan diri sendiri bahkan orang lain. Stigma negatif …