Demo, Buruh Cimahi Tolak Penghitungan UMK dengan PP 78 Tahun 2015

Aksi unjuk rasa buruh Kota Cimahi. (Gatot Pudji)

Aksi unjuk rasa buruh Kota Cimahi. (Gatot Pudji)

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI- Ratusan buruh dari berbagai organisasi di Kota Cimahi menggelar aksi di depan kantor walikota, Jumat (17/11/2017).


Dalam aksinya, para buruh menuntut Pemkot Cimahi tak lagi menggunakan formulasi nilai upah minimum Kota (UMK) Cimahi 2018 yang mengacu pada PP‎ No 78/2015 tentang Pengupahan.

Ketua Serikat Pekerja Nasional (SPN) Kota Cimahi Dadan Sudiana mengatakan, hasil pertemuan Dewan Pengupahan Kota (DPK) Cimahi nilai upah naik sebesar 8,71% tahun lalu sesuai PP 78 dan Upah Minimum Provinsi Jabar yang sudah ditetapkan.

“Kami minta kenaikan minimal 13,32% sesuai hasil kenaikan penghitungan Kebutuhan Hidup Layak (KHL) dari tahun lalu,” ujarnya disela-sela aksi.

Menurutnya, jika mengacu PP 78, UMK Cimahi berkisar Rp 2,678 juta. Pihaknya menuntut Rp 2,791 juta. “Yang penting bagi kami tidak pakai formula PP 78,” tegasnya.

Dadan mengatakan, di sejumlah daerah lain ada yang sudah tidak memakai PP 78 sebagai formula UMK seperti Serang kenaikan UMK 10%, Tangerang 9,25%.

“PP 78 kan angka minimal. Jadi tidak menjadi patokan mutlak,” katanya.

Loading...

loading...

Feeds

249 Tersangka Curanmor Diciduk Polres

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Reskrimum) Polda Jabar besama Polres maupun Polresta jajaran wilayah hukum Jabar berhasil meringkus …

Pantau Pelayanan, Bupati Sidak RSUD

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Bupati Subang H. Ruhimat menggelar inspeksi mendadak (sidak) di rumah sakit umum daerah (RSUD). Hal ini dilakukan …

Jumlah Penduduk Terus Meningkat

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Jumlah penduduk di Kota Cimahi terus bertambah, mengakibatkan kepadatan penduduk wilayah Kota Cimahi menjadi yang tertinggi di …