Setnov Hilang, Dedi Mulyadi Ungkap Nasib Rekomendasi Ridwan Kamil

Ridwan Kamil-Setya Novanto

Ridwan Kamil-Setya Novanto

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG- Kemelut status hukum Ketua Umum DPP Golkar, Setya Novanto dengan KPK terkait dugaan korupsi KTP elektronik tak mengubah rekomendasi pencalonan Ridwan Kamil sebagai Cagub Jabar oleh partai berlambang pohon beringin itu.


“Rekomendasi (pencalonan Pilgub Jabar) masih ke pak Ridwan Kamil. Saya tidak akan berestimasi, tidak berangan-angan untuk cabut itu. Sampai saat ini rekomendasi masih untuk pak Ridwan Kamil dan Daniel Muttaqien,” ujar Ketua DPD Golkar Jabar Dedi Mulyadi di Purwakarta, Kamis (16/11) dalam press conference penyikapan Golkar Jabar terkait status Ketua Umum Golkar Setya Novanto.

BACA JUGA: Kasus Setnov Akan Berdampak Terhadap Elektabilitas Ridwan Kamil? Ini Kata Pengamat

Pada kesempatan itu, sejumlah pengurus DPD Golkar Jabar hadir termasuk Ali Hasan, Ketua DPD Golkar Kota Cimahi. Menurutnya, hingga saat ini, keputusan rekomendasi belum berubah.

“Dan tidak ada forum-forum membahas untuk mengganti, mengubah dan mencabut rekomendasi tersebut,” ujarnya.

Ridwan Kamil-Setya Novanto dalam penyerahan SK pengusungan Golkar terhadap pasangan Ridwan Kamil-Daniel Muttaqien untuk Pilgub Jabar 2018

Dengan kekisruhan kasus hukum yang menimpa ketua umumnya, Dedi mengatakan ‎hal yang perlu dilakukan adalah penyelamatan partai.

“Kepentingan kami saat ini bukan soal rekomendasi calon gubernur yang sifatnya jangka pendek, tapi ada kepentingan jangka panjang yang lebih besar yakni selamatkan Partai Golkar karena partai ini partai besar, pemilik suara kedua terbesar dengan kader jutaan,” ujar Dedi.

Loading...

loading...

Feeds