Provinsi Jawa Barat Resmi Punya Sister City di Maroko

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan di sela penandatanganan MoU di Kantor Wali Region Souss Massa, Maroko

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan di sela penandatanganan MoU di Kantor Wali Region Souss Massa, Maroko

Konsultasi dan koordinasi tersebut antara lain memadukan seluruh potensi kerja sama daerah, demi terciptanya sinergi dalam penyelenggaraan hubungan luar negeri, yakni dengan menjembatani hubungan antara Jawa Barat dan Souss Massa, memberi perlindungan kepada daerah serta mengarahkan kerja sama ini agar lebih efektif.


Sebelumnya, pada 18 April 2017, telah diselenggarakan penandatanganan Letter of Intent pembentukan hubungan kerjasama provinsi bersaudara antara Souss Massa Region dan Provinsi Jawa Barat di Kota Agadir.

Baca Juga:

Delegasi Maroko Terpukau dengan Kerajinan Tanduk Kerbau di Dekranasda Jabar

Jabar dan Souss-Kerajaan Maroko Massa Semakin Akrab

Bidang kerja sama yang potensial disepakati diantaranya pada bidang pengembangan usaha kecil dan menengah, perikanan, pariwisata, perdagangan dan investasi, seni dan budaya, pendidikan dan bidang lainnya yang disepakati.

Sebagai tahap awal tindak lanjut kerja sama ini, ditingkatkanlah level kerja sama kepada tahapan yang lebih mengikat dalam bentuk Memorandum of Understanding (MoU).

Disebutkan Aher, potensi kerja sama bersaudara antar Jawa Barat dan Souss Massa telah berbekal restu dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Jawa Barat serta Pemerintah Pusat.

Kerja Sama Maroko – Indonesia

Nilai total perdagangan antara Indonesia dan Maroko pada tahun 2015 tercatat sebesar 2,2 miliar USD (Rp. 28.6 Triliun). Ekspor Indonesia ke Maroko didominasi oleh produk kopi, teh, kayu, karet, dan alat listrik, serta tekstil. Adapun impor Indonesia dari Maroko didominasi produk fosfat dan turunannya (untuk bahan pupuk), produk pertanian dan peralatan medis, serta produk buah citrus (jus jeruk).

Baca Juga:

Jabar Bakal Kerja Sama dengan Maroko, Mulai Transfer Teknologi Hingga Soal Kopi

Jawa Barat Tandatangani Kerjasama dengan Maroko

Selain itu, letak geografis Maroko berpotensi menjadi pintu gerbang bagi perluasan hubungan perdagangan Indonesia di kawasan barat dan utara Afrika.

Dengan kesamaan latar belakang sejarah serta budaya sebagai sesama negara Muslim, Maroko memiliki nilai tambah sebagai mitra ekonomi dan perdagangan bagi Indonesia.

Maroko telah memiliki perjanjian berdagangan bebas dengan negara-negara Uni Eropa, Turki, Jordania, Tunisia, Mesir, Uni Emirat Arab, dan Amerika Serikat. Hal ini merupakan peluang bagi Indonesia khususnya Jawa Barat untuk membangun jejaring kerja sama dengan pengusaha logistik di Maroko.

(mun)

Loading...

loading...

Feeds