Rizal Tewas, Semoga Rencana Damai Bobotoh-Jakmania Tak Berantakan

The Jakmania dan Bobotoh Persib menyatakan aksi damai di Stadion Patriot, Jumat (28/7/2017). Foto: Mochamad Yacub Ardiansyah/Gobekasi

The Jakmania dan Bobotoh Persib menyatakan aksi damai di Stadion Patriot, Jumat (28/7/2017). Foto: Mochamad Yacub Ardiansyah/Gobekasi

POJOKBANDUNG.com- MENINGGALNYA Rizal Yanwar, diharapkan tak sampai rusak rencana damai The Jakmania dan Bobotoh. Diharapkan kasus ini jadi yang terakhir dari perseteruan.


Rizal menjadi korban kesekian dari fanatisme buta beberapa kelompok suporter. Tentu, ini harus segera diakhiri.

BACA JUGA: Jakmania Tewas Diduga Dikeroyok Viking di Cikarang

Mengutip kata Bambang Pamungkas, “Tak ada kemenangan yang lebih berharga dari nyawa.” Itu tampaknya harus benar-benar dilakukan diterapkan.

Sempat ada rencana damai antara Jakmania dan Bobotoh. Bahkan, Ketum Jakmania, Ferry Indrasjarief sudah datang langsung ke Bandung menemui petinggi-petinggi Viking Persib Club (VPC) dan diterima hangat.

Namun, kejadian di Cikarang yang membuat tewas Rizal Yanwar mencoreng rencana itu. Tentu Rizal harus menjadi korban terakhir.

“Semoga ada keadilan dan ada efek jera buat pembelajaran bagi yangg lain. Kami berharap ini yang terakhir,” ungkap Ketua Panpel Persija, Arief Perdana Kusuma saat dihubungi JawaPos.com.

Arief berharap kejadian ini tak merusak rencana baik antar-kubu. Dia ingin kata damai benar-benar dilaksanakan agar tak ada lagi nyawa sia-sia melayang karena sepak bola.

“Semua saya serahkan pada pihak yg berkepentingan. Saya berharap kejadian ini tak menghalangi rencana damai kedua belah pihak,” tandas dia.

Arief benar. Karena sejatinya sepak bola dahulu pernah dijadikan sebagai alat pemersatu bangsa. Paham ini harus dan wajib kembali ditanamkan dalam jiwa suporter Indonesia.

(ies/JPC)

Loading...

loading...

Feeds