BPJS Ketenagakerjaan Gelar Kuliah Umum di 49 Universitas

Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan, Inda D Hasman (kiri) didampingi Kepala Kancab BPJS Ketenagakerjaan Bandung Suci Suhedi usai kuliah umum di Unpad (10/11). Nida Khairiyah.

Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan, Inda D Hasman (kiri) didampingi Kepala Kancab BPJS Ketenagakerjaan Bandung Suci Suhedi usai kuliah umum di Unpad (10/11). Nida Khairiyah.

 


POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Menyambut HUT ke-40, BPJS Ketenagakerjaan menggelar kuliah umum di 49 universitas di Indonesia. Kali ini, mahasiswa Universitas Padjajaran (Unpad) Bandung diberikan materi soal pentingnya penyelenggaraan program BPJS Ketenagakerjaan beserta manfaatnya.

Kegiatan yang melibatkan jajaran direksi dan dewan pengawas ini dilaksanakan sebagai wujud kepedulian BPJS Ketenagakerjaan di bidang pendidikan. Dengan tema ’40 Menit Mengajar’, jajaran direksi, dewan dan pejabat level satu BPJS Ketenagakerjaan memaparkan soal ketenagakerjaan.

Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan, Inda D Hasman mengatakan, materi yang diberikan ialah seputar peranan program JHT, JKM, JKK, dan JP dalam menyokong perekonomian bangsa melalui perlindungan pekerja dari berbagai resiko sosial dan ekonomi. Tujuannya, agar mahasiswa tahu program-program apa saja yang ada di BPJS Ketenagakerjaan.

“Acara ini sangat efektif dilaksanakan, mengingat mahasiswa adalah intelektual muda. Responnya pun cukup positif,” ujar Inda yang digelar di Bale Sawala Unpad Jatinangor, Jumat (10/11).

Inda mengungkapkan, dalam kegiatan kuliah umum itu turut menyosialisasikan bagaimana pentingnya menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Hal ini tentunya menjadi bekal pengetahuan bagi mahasiawa saat memasuki dunia kerja nantinya. Sebab, selama ini masih banyak masyarakat yang tidak tahu perbedaan antara BPJS ketenagakerjaan dengan BPJS Kesehatan.

“Padahal dua organisasi ini berbeda. BPJS Kesehatan memiliki program yang berbeda dengan BPJS Ketenagakerjaan. Nah, kuliah umum ini juga membahas soal masalah ini,” jelas Inda.

Melalui kuliah umum ini, lanjut Inda, menjadi sarana edukasi yang efektif untuk para mahasiswa. Para intelektual muda ini menjadi paham beragam benefit dari BPJS ketenagakerjaan di masa depan, khususnya saat memasuki dunia kerja baik itu menjadi pekerja penerima upah atau menjadi entrepreneur.

“Terutama untuk generasi milenial ini potensi ke depannya luar biasa. Mereka akan menjadi sumber pemberi kerja, bisa membuka lapangan kerja atau menjadi pekerja,” ungkapnya.

Sementara itu, Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Agus Susanto berharap kuliah umum ini bisa menjadi agenda rutin dan bisa dilaksanakan ditahun berikutnya dengan tujuan mengedukasi sebanyak-banyaknya baik mahasiswa atau masyarakat umum agar bisa menjaring lebih banyak peserta BPJS Ketenagakerjaan.

“Kami memiliki tanggung jawab untuk mengedukasi seluruh masyarakat soal pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan termasuk mahasiswa yang nantinya akan memasuki dunia kerja. Jelas informasi (kuliah umum) seperti ini menjadi bekal bagi mahasiswa kedepannya,” pungkasnya.(arh)

Loading...

loading...

Feeds

Minta Warga Waspada Varian Baru COVID-19

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Dinas Kesehatan Kota Cimahi mengimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi penyebaran Covid-19 varian baru B 117 yang kasusnya …

Pedagang Jamur Ketiban Berkah Hujan

POJOKBANDUNG.com, PAMULIHAN – Musim hujan yang tengah melanda saat ini, membawa angin segar bagi penjual jamur disepanjang jalan raya Bandung-Cirebon …

Jumlah Penduduk Terus Meningkat

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Jumlah penduduk di Kota Cimahi terus bertambah, mengakibatkan kepadatan penduduk wilayah Kota Cimahi menjadi yang tertinggi di …

Penelitian dalam Negeri Harus Didukung

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menyatakan upaya membuat vaksin dalam negeri harus didukung. Selain untuk memenuhi kebutuhan …

Calon Jemaah Haji Wajib Divaksin

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Kementerian Kesehatan Arab Saudi dikabarkan telah mengeluarkan kebijakan baru terkait syarat mengikuti ibadah haji. Berdasarkan informasi hanya …