Bahagianya Warga Kampung Adat Cireundeu Bisa Isi Kolom Agama di KTP

Warga Kampung Adat Cireundeu menujukkan KTP. (Gatot Pudji)

Warga Kampung Adat Cireundeu menujukkan KTP. (Gatot Pudji)

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI- Warga Kampung Adat Cireundeu Kota Cimahi sumringah menanggapi  putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang mengabulkan gugatan pemohon Pasal 61 ayat 1 dan Pasal 64 ayat 1 UU Administrasi yang bertentangan dengan UUD 1945 tentang Agama.


Dengan begitu, penantian warha adat selama berpuluh tahun kini terkabul. Warga yang mayoritas di dalam identitasnya ak mencantumkan agamanya kini bisa diisi dengan ‘kepercayaan’.

BACA JUGA: Sekarang Penganut Kepercayaan Boleh Isi Kolom Agama di KTP dan KK

Selama ini, kolom agama dalam Kartu Tanda Penduduk (KTP) milik warga Cireundeu kosong.

Ais Pangampih Kampung Adat Cireundeu Abah Widiya menyambut baik keputusan MK. Menurutnya ini adalah perjuangan dari para leluhur yang mempertahankan kebudayaan pada suatu kepercayaan.

“Sejak kampung ini ada, dari abad ke 16 sampai 21 baru diakui sama negara ada penganut kepercayaan. Abah mah bungah (abah bahagia, Red),” akunya.

Kebijakan pemerintah itu, ungkapnay, sudah seharusnya diberikan kepada warganya. Sebab, itu adalah hak semua manusia yang berhak mendapatkan suatu kesamaan. “Jadi, memang hak kami (warga cireundeu) yang harus diberikan. Jangan sampai tidak diberikan,” katanya.

Sejauh ini, diakuinya warga adat tidak pernah membangkang kepada pemerintah. Sebab, mereka telah mempunyai amanat dari para pendahulu agar patuh pada Raja Ratu Raranggeuyan (Raja atau ratu) di wilayahnya.

“Kami tidak pernah menunggak pajak, apapun aturan pemerintah selalu kami laksanakan,” ungkapnya.

Ia pun berharap, Pemkot Cimahi tak mempersulit apa yang sudah menjadi hak warganya dan harus dijalankan dengan baik.

Saat ini, di Kampung Cireundeu yang berlokasi di Kecamatan Cimahi Selatan, terdapat 99 kepala keluarga atau sekitar 400 jiwa Penganut Kepercayaan Sunda Wiwitan. Mayoritas berdomisili di RT 02, RT 03, dan RT 05 RW 10, Kelurahan Leuwigajah.

(gat)

Loading...

loading...

Feeds

Energi Postif Moonraker untuk Kemajuan Daerah

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Bukan lagi zamannya ugal-ugalan dijalanan. Apalagi melakukan tindakan yang merugikan diri sendiri bahkan orang lain. Stigma negatif …