Tegas! Begini Petisi Online Pendukung Dedi Mulyadi yang Sakit Hati

Sekjen DPP Partai Golkar Idrus Marham (kanan) dan Ridwan Kamil tunjukan SK resmi Golkar. Foto: Atep K/Pojokbandung.com

Sekjen DPP Partai Golkar Idrus Marham (kanan) dan Ridwan Kamil tunjukan SK resmi Golkar. Foto: Atep K/Pojokbandung.com

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Pencalonan Ridwan Kamil – Daniel Muttaqien sebagai pasangan calon di Pilgub Jabar 2018 oleh Partai Golkar, terus menuai pro-kontra. Bahkan kader partai beringin membuat petisi online sebagai bentuk penolakan dan protes.


Petisi dibuat salah seorang kader Partai Golkar Jabar, Aat Safaat Hodijat, di laman petisi online Change.org. Dalam laman ini, pria yang akrab disapa Mang Aat yang juga mencantumkan nomor keanggotaannya di Golkar menulis judul petisinya: “Pertaruhan Kesetiaan Kader Partai Golkar Jawa Barat PETISI POLITIK”.

Hingga pukul 13.33 WIB, Senin (6/11/2017), petisi tersebut sudah ditandatangani 3.718. Aat membukanya dengan kalimat retoris dalam huruf kapital:

PERTARUHAN KESETIAAN KADER SE-JABAR

SALAM PANCA BHAKTI..!!!

” KAMI WARGA PARTAI GOLONGAN KARYA ADALAH PEMBINA PERSATUAN DAN KESATUAN BANGSA YANG BERWATAK SETIA KAWAN ”

Berikut isi petisi online tersebut:

Sebagai Kader PG akar rumput dirinya terkejut bukan alang kepalang, bukankah seorang Dedi Mulyadi terpilih menjadi Ketua DPD Partai Golongan Karya Jawa Barat dengan aklamasi dalam Musda dan mendapatkan perintah dari seluruh Kader dan anggota Partai untuk siap menjadi Calon Gubernur yang terlegitimasi dalam mandat dari DPD PG Kota/Kabupaten se-Jawa Barat di Forum Rapimda PG Karawang yang menetapkannya sebagai Calon Tunggal yang diajukan ke DPP PG.

Baca Juga:

Ridwan Kamil Didukung Golkar, Netizen Ingatkan Soal Ini

Setya Novanto Bakal Polisikan Kader Muda Partai Golkar Jika…

Dalam beberapa kesempatan para elite DPP PG termasuk Ketua Umumnya Yang Mulia dan Terhormat Bapak Setya Novanto selalu menyuarakan bahwa Cagub PG Jabar adalah Dedi Mulyadi, membuncahnya perasaan seluruh Kader PG di seluruh pelosok mendengar pernyataan itu. Betapa tidak bahwa upaya dan perjuangan seluruh Kader PG di Jawa Barat dalam mengusung pencalonan Pupuhunya mendapat respons kuat dari elite DPP PG di Jakarta saat itu.

Betapa sangat sakitnya hati saya dan mungkin juga seluruh Pengurus, Kader, anggota dan simpatisan PG di Jawa Barat mendengar pernyataan Sekretaris Jenderal Idrus Marham di media massa bahwa Cagub yg ditetapan adalah bukan Dedi Mulyadi. Alasannya sederhana karena hasil survei, elektabilitasnya kalah sama nama lain yaitu yang bukan Kader PG maka DPP PG lebih berhak dan menguntungkan mengusung Cagubnya yang bukan Kader PG dan Kader PG cukup diposisikan menjadi Cawagubnya saja.

Untuk itu saya sebagai Kader PG menyampaikan petisi politik sebagai berikut :

  1. Keputusan DPP PG yang menetapkan Cagub dan Cawagub saat ini perlu diuji oleh DPD PG Jabar dan DPD PG Kota /Kabupaten apakah sudah sesuai dengan misi partai dan konstitusi partai…?
  2. Jika tidak sesuai misi dan konstitusi partai saya meminta DPD PG Jabar dan DPD PG Kota/Kabupaten Se Jabar untuk melakukan perlawanan secara konstitusional.
  3. Kepada para Ketua DPD PG Kota/Kabupaten Se Jawa Barat berpeganglah kepada Sumpah atau Ikrar Panca Bhakti yang akan menjunjung persatuan dan kesatuan dengan berwatak setia kawan. Saatnya menunjukkan hal itu sekarang demi harga diri dan kehormatan kolektif Warga Partai Golongan Karya di Jawa Barat.
  4. Tidak ada kepastian di dunia ini selain datangnya kematian dan tidak ada keputusan manusia yang tidak bisa dirubah kecuali keputusan Tuhan. Rubahlah keputusan DPP PG itu jika ada kekeliruan didalamnya atau DPP PG akan berhadapan dengan kesetiaan Kader PG Se Jawa Barat terhadap Konstitusi Partai.

Demikian petisi politik terbuka ini disampaikan sebagai kecintaan kepada Partai Golkar

(men/pojokbandung)

Loading...

loading...

Feeds