Ini Alasan PDIP ‘Selow’ Hadapi Pilgub Jabar, Salah Satunya karena Jokowi….

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Ketua DPP PDIP, Hendrawan Supratikno mengatakan partainya tidak akan tergesa-gesa dalam menentukan nama atau bersikap terkait Pilgub Jabar.


Sebagai partai pemegang kursi DPRD terbanyak dan bisa mengusung calon tanpa koalisi, partai berlambang banteng itu memilih untuk melihat nama yang bermunculan, memantau survei sekaligus berdiskusi dengan tokoh-tokoh sebagai bahan pertimbangan.

Ia menargetkan, keputusan akhir yang akan diambil terkait Pilgub di akhir bulan November atau awal Desember ini. Namun, sebelumnya, seluruh jajaran pengurus DPP akan menggelar rapat khusus.

Pengambilan keputusan didasarkan hasil analisa dua desk khusus yang sudah dibentuk PDIP, yakni desk Pilkada dan desk analisis data.

Baca Juga:

Iwa Karniwa Berpeluang Ikuti Jejak Sukarwo atau Dada Rosada

Pilgub Jabar, di Pesantren Ini PKB Bakal Deklarasi Dukungan untuk Ridwan Kamil

“(Indikator keputusan) Macam-macam, yang diolah nanti disampaikan di rapat,” katanya saat dihubungi, baru-baru ini.

Sejauh ini pihaknya belum menyelenggarakan rapat. Saat ini, Sekjend PDIP, Hasto Kristiyanto, ia katakan bertolak ke Irlandia untuk menghadiri wisuda anaknya.

Persiden Joko Widodo yang bakal menggelar hajat pernikahan juga menjadi salah satu alasan. Sebab, banyak pengurus yang sedang persiapan ikut meramaikan pernikahan anak Persiden Joko Widodo.

“Kami sebagai partai yang bisa mengusung sendiri kan mempunyai kenikmatan, kenyamanan untuk mengusung (nama atau berkoalisi) terakhir. Posisi ini ga dimiliki partai lain, kenapa harus tergesa-gesa,” ucapnya.

Lebih lanjut, disinggung mengenai prediksi lembaga survei Indo Barometer terkait tiga nama yang mempunyai peluang besar untuk didukung PDIP, Hendrawan mengungkapkan hal itu belum bisa dibenarkan.

Baca Juga:

Deddy Mizwar Mulai Main Mata dengan PDIP

Hanura Bantah Gabung Koalisi Pancasila Bentukan PDIP-Golkar

“Tiga nama? Belum bisa dibenarkan itu, karena kewenangan terakhir ada di Ibu Megawati. Mungkin (nama) munculnya di pintu DPP. Penjaringan di DPD ada, tapi ada juga yang melalui pintu DPP,” terangnya.

Sebelumnya, perwakilan Indo Barometer, Hadi Suprapto saat pemaparan dalam acara seminar ‘Peta dan Profil Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jabar 2018’ di Hotel Aston Braga, Jalan Braga, Kota Bandung, Jumat (3/11/2017), mengungkapkan kemungkinan PDIP akan mengusung diantara Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi, Mantan Kapolda Jabar, Anton Charliyan atau Sekretaris Daerah Jabar, Iwa Karniwa.

“Tiga nama itu didapatkan dari berbagai berbagai sumber, jaringan di elit politik dan telusuran di media. Kesimpulannya ada tida nama itu,” katanya.

(bbb)

Loading...

loading...

Feeds

Sampah Menumpuk di Pasar Gedebage

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Terjadi penumpukan sampah di Pasar Gedebage, Kota Bandung, Senin (17/5). Tumpukan sampah disebut terjadi menjelang lebaran, akibat …