Aksi Walk Out Persib Sudah Masuk Agenda Komdis PSSI

Manajer Persib Bandung Umuh Muchtar meminta pemainnya untuk keluar lapangan (aksi WO) saat menghadapi Persija Jakarta di Stadion Manahan Solo, Jumat (31/11). Foto: Iswara Bagus/Radar Solo

Manajer Persib Bandung Umuh Muchtar meminta pemainnya untuk keluar lapangan (aksi WO) saat menghadapi Persija Jakarta di Stadion Manahan Solo, Jumat (31/11). Foto: Iswara Bagus/Radar Solo

POJOKBANDUNG.com- ADA dua kejadian kontroversi di pekan ke-32 Liga 1 yang masih menyisakan misteri sampai saat ini.


Masing-masing adalah aksi walk out Persib Bandung saat kalah 0-1 dari Persija Jakarta di Stadion Manahan Solo, serta penggunaan pemain tidak sah yang digunakan oleh Mitra Kukar saat menjamu Bhayangkara FC pada Jumat (3/11) lalu.

BACA JUGA:

Duh, Pelatih Persija Sebut Keputusan Persib Kekanak-kanakan

Pernyataan Jujur Kiper Persija setelah Nonton Tayangan Ulang Gol Ezechiel

Chief Operating Oficer PT LIB (Liga Indonesia Baru) Tigorshalom Boboy mengatakan bahwa, mereka sudah menyerahkan dua kasus tersebut ke Komisi Disiplin (Komdis) PSSI.

“Kami sudah limpahkan kasus ini kepada Komdis. Mereka yang berwenang untuk memberikan keputusan seperti apa kepada klub di Liga 1,” kata Tigor.

Andalkan Ezechiel, Ini 18 Pemain Persib yang Diboyong ke Bontang

Menurut dia, sebagai operator, mereka hanya bertugas memastikan semua pertandingan bisa berjalan sesuai regulasi. Namun, terkait pelanggaran disiplin yang terjadi, itu sepenuhnya bukan kewenangan mereka. “Kami hanya bisa menyampaikan bukti-bukti di lapangan seperti apa,” timpalnya.

Dalam perkembangan yang sama, Ketua Komdis PSSI, Asep Edwin mengatakan, dua kasus tersebut baru akan mereka bahas pada agenda sidang Komdis terdekat, antara Rabu dan Kamis pekan ini. “Tunggu saja satu atau dua hari lagi sudah ada keputusan dari kami tentang masalah ini,” kata Asep.

Tentang bagaimana pandangan Komdis terkait dua kasus tersebut, Asep tidak mau memberikan banyak komentar. Dengan alasan, mereka menganut asas colectiv colegial. “Saya perlu berbicara terlebih dahulu kepada para anggota Komdis yang lain.  Karena mereka pasti mempunyai pandangan yang berbeda-beda,” tambahnya.

Di sisi lain, Wakil Ketua Umum PSSI, Joko Driyono mengatakan, untuk meminimalisir kepanikan dan perdebatan di level klub, sebaikanya PT LIB selaku operator kompetisi sudah harus mengambil langkah tegas. “Liga harus mengambil sikap,” tegas Joko.

(ben)

Loading...

loading...

Feeds