Kalau Sayang Istri, Suami Juga Harus Ber-KB

Anggota Komisi IX DPR RI Ketut Sustiawan dalam Sosialisasi Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE) Kreatif 2017.

Anggota Komisi IX DPR RI Ketut Sustiawan dalam Sosialisasi Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE) Kreatif 2017.

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG- Program Keluarga Berencana (KB) merupakan upaya meningkatkan kepedulian dan peran serta masyarakat melalui batas usia perkawinan, pengaturan kelahiran, pembinaan ketahanan keluarga, peningkatan kesejahteraan keluarga, untuk mewujudkan norma keluarga kecil bahagia dan sejahtera (NKBBS).


Program keluarga berencana (KB) diyakini mampu menekan jumlah kematian ibu melahirkan di Indonesia yang saat ini masih tergolong sangat tinggi.

Angka kematian ibu antara lain dipicu oleh empat kondisi kehamilan yang tidak ideal yakni kehamilan yang terlalu muda, usia yang terlalu tua untuk hamil, jarak kehamilan yang terlalu dekat dan kehamilan yang terlalu banyak.

“Untuk menekan angka kematian ibu dibutuhkan pengendalian kehamilan melalui alat kontrasepsi atau program KB yang bertujuan menunda, menjarangkan dan membatasi kehamilan,” kata anggota Komisi IX DPR RI Ketut Sustiawan dalam Sosialisasi Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE) Kreatif 2017 bekerja sama dengan Badan Kesejahteraan Keluarga Berencana (BKKBN) di Kelurahan Jatihandap Kecamatan Mandalajati, Kota Bandung, Minggu (5/11).

Politisi PDIP ini mengimbau kepada para ibu-ibu agar tidak ragu memasang alat KB seperti Implan dan IUD. Tak hanya itu, Ketut juga mengajak kaum pria untuk aktif berpartisipasi dalam program KB dengan menggunakan alat kontrasepsi seperti kondom atau dengan tindakan medis.

Loading...

loading...

Feeds