Kepala Bappenas: Proyek BIJB Jadi Contoh Pembangunan Bandara

Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang PS Brodjonegoro (kiri)

Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang PS Brodjonegoro (kiri)

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Menteri Perencanaan dan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Nasional (Bappenas) Bambang PS Brodjonegoro, melakukan kunjungan kerja ke proyek Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB), Kecamatan Kertajati, Kabupaten Majalengka.


Kunjungan Bambang dan rombongan untuk melihat kesiapan bandara internasional tersebut, yang akan beroperasi pada pertengahan 2018 nanti.

Kehadiran Bambang ke BIJB pada Jumat 3 November 2017 pagi, disambut langsung Direktur PT BIJB Virda Dimas Ekaputra beserta jajaran direksi.

Tampak hadir Staf Khusus Menteri PPN Eko Putro Adijayanto dan jajaran, Kepala Dinas Perhubungan Jawa Barat Dedi Taufik mewakili Pemerintah Provinsi Jawa Barat beserta jajaran dan unsur Muspida dari Pemda Majalengka.

Mantan Menteri Keuangan ini dan rombongan langsung mendengarkan pemaparan dari Virda tentang proyek bandara senilai Rp 2,6 Triliun.

Virda mengatakan, progres pengerjaan bandara yang memakan lahan 1.800 hektare per Senin 30 Oktober 2017 sendiri cukup menggembirakan, yakni 66,5 persen.

Bandara yang nantinya akan memiliki tiga runway tersebut dalam pengerjaan konstruksi tersebut dilakukan dalam tiga paket, yang dikerjakan tiga kontraktor untuk sisi daratnya.

Paket pertama meliputi pembangunan infrastruktur yang dikerjakan oleh PT Adhi Karya Tbk dengan capaian 97,74 persen.

“Lingkup pekerjaan infrastruktur ini yakni, jalan, drainase, lansekap parkir dan ramp simpang susun,” kata Virda seraya menyebut paket ini akan rampung pada akhir November 2017 ini.

Paket dua meliputi pembangunan gedung terminal penumpang yang dikerjakan oleh PT Wijaya Karya (Wika) dan PT Pembangunan Perumahan capaian pekerjaannya sudah mencapai 52,58 persen.

Loading...

loading...

Feeds

PTM Terbatas Harus Fokus pada Hal Esensial

POJOKBANDUNG.com – Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) meminta penyelenggaraan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas perlu berfokus pada hal …