Golkar Vs PPP, Pemenangnya Dapat Ridwan Kamil

Dari kiri, Daniel Mutaqien (Golkar) dan Uu Ruzhanul Ulum (PPP). Foto: Atep K/Pojokbandung

Dari kiri, Daniel Mutaqien (Golkar) dan Uu Ruzhanul Ulum (PPP). Foto: Atep K/Pojokbandung

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Calon Gubernur Jabar Ridwan Kamil menjadi rebutan dua bakal calon pendampingnya di Pilgub Jabar 2018. Kedua calon itu ialah Daniel Mutaqien (Golkar) dan Uu Ruzhanul Ulum (PPP).


Partai Golkar tampaknya tak mau hilang kesempatan untuk menyandingkan kadernya dengan Ridwan Kamil.

Bahkan partai lawas berlambang pohon beringin ini menjauhkan motif pragmatisme politik demi memenangkan kursi kepemimpinan Jawa Barat.

Baca Juga:

Pernyataan Cak Imin tentang Pendamping Ridwan Kamil di Pilgub Jabar Seperti ‘Obat Bius’

PPP Usul Duet Emil-Uu, PKB Gak Setuju. Nasdem?

“Jawa Barat menjadi faktor penting yang harus dimenangkan. Dengan tren survei yang ada selama ini, Golkar memutuskan dukung Ridwan Kamil,” ujar Daniel saat menghadiri rilis survei Indo Barometer ‘Peta dan Profil Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat 2018’, di Hotel Aston Braga Kota Bandung, Jumat (3/10/2017).

Sementara Uu Ruzhanul Ulum menyatakan, dirinya tidak akan berhenti berusaha menjadi pasangan Ridwan Kamil.

Bupati Tasikmalaya yang juga politikus PPP itu mengakui, untuk pemilihan gubernur, terdapat perbedaan signifikan dibandingkan dengan pilkada Kabupaten Tasikmalaya yang lebih bebas bermanuver.

Baca Juga:

Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum Duet Kejutan

PPP Sudah, Uu Tinggal Lobi PKB-Nasdem untuk Berpasangan dengan Ridwan Kamil

“Di Pilgub kami diberi tugas meningkatkan elektabilitas, kami disuruh berkomunikasi dengan figur lain,” kata Uu.

Intruksi tersebut menurutnya tidak bisa disepelekan karena DPP PPP telah mempunyai pertimbangan sendiri.

“Partai sendiri pun tidak akan mencalonkan kalau memang tidak layak,” tegas Uu.

(atp/pojokbandung)

Loading...

loading...

Feeds

Larang Warga Mudik, Kapolri Minta Maaf

POJOKBANDUNG.com – Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo meminta masyarakat dapat memahami kebijakan pemerintah melarang adanya mudik pada periode libur …