Uu Ruzhanul Ulum: Kabupaten Tasikmalaya Ekspor Beras Organik ke Luar Negeri

Bupati Tasikmalaya Uu Ruzhanul Ulum

Bupati Tasikmalaya Uu Ruzhanul Ulum

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Bupati Tasikmalaya Uu Ruzhanul Ulum mengatakan, Kabupaten Tasikmalaya mampu mencapai swasembada beras. Tasikmalaya juga mengekspor beras organik ke luar negeri.


Menurutnya, hal itu tidak lepas dari kerja keras dan dukungan kebijakan pemerintah setempat.

Ia mengaku, untuk mewujudkan swasembada beras, Pemkab Tasikmalaya dan DPRD Kabupaten Tasikmalaya berupaya menjaga keberadaan lahan persawahan melalui Peraturan Daerah (Perda) tentang Sawah Abadi.

Baca Juga:

Untuk Mengentaskan Kemiskinan, BRI Luncurkan ATM Beras

1 November, Beras Dipasarkan dengan Harga Rp1,5 Juta/Kg

Selain itu, pihaknya berupaya mencetak lahan sawah baru yang nantinya akan diserahkan kepada masyarakat sebagai penggarap.

Uu mengungkapkan, Pemkab Tasikmayala mengalokasikan anggaran miliaran rupiah untuk menciptakan sawah baru dari lahan-lahan tak produktif milik warga.

“Tahun ini kami menargetkan 500 hektare sawah baru. Lahan sawah baru ini kita serahkan lagi ke warga-warga yang memang pemilik tanahnya,” ungkap Uu di Bandung, Rabu (1/10/2017).

Uu melanjutkan, dari total ahan sawah seluas 9.583 hektare, Kabupaten Tasikmalaya berkontribusi 907.334 ton terhadap produksi beras nasional 2016.

Dengan jumlah penduduk 1,735 juta, produksi beras kabupaten di selatan Jawa Barat ini surplus hingga 324.741 ton.

Baca Juga:

WOW! Beras Singkong Asal Kampung Adat Cireundeu Catat Rekor ORI dan Rekor Dunia RHR

Ironis, Jabar Produsen Beras Nasional, tapi Harga Dikendalikan Jakarta

“Produksi beras tahun 2016 kemarin meningkat 11,42% dibandingkan dengan produksi 2015,” sebut Uu.

Oleh karena itu, lanjut Uu, tidak heran jika Pemkab Tasikmalaya mampu mengekspor beras, khususnya beras organik ke berbagai belahan dunia.

Melalui program Simpatik, Kabupaten Tasikmalaya sukses mengekspor beras organik sebanyak 771.981 ton ke berbagai negara di dunia, seperti Malaysia, Singapura, Taiwan, Jepang, Amerika Serikat, Kanada, Italia, Belgia, hingga Jerman.

Loading...

loading...

Feeds

Larang Warga Mudik, Kapolri Minta Maaf

POJOKBANDUNG.com – Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo meminta masyarakat dapat memahami kebijakan pemerintah melarang adanya mudik pada periode libur …