Simulasi Kebakaran di BIP: Hindari Api, Pengunjung Lari Berhamburan

Simulasi kebakaran di mal BIP. Foto: Mun

Simulasi kebakaran di mal BIP. Foto: Mun

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Pengamanan di mal mutlak dilakukan. Hal ini penting mengingat keberadaan mal mengundang banyak pengunjung setiap harinya. Terlebih, saat ini potensi kebakaran bisa terjadi di setiap waktu.  Kondisi ini menjadi perhatian pengelola mal Bandung Indah Plaza (BIP) dan Istana Plaza (IP).


Maka untuk mengantisipasi kebakaran, pihak mal melakukan simulasi kebakaran bekerja sama Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bandung di pelataran lobi belakang BIP, Jalan Sumatera, Kota Bandung, Rabu (1/10/2017).

Mal Director Bandung Indah Plaza dan Istana Plaza, Didie S Markibah mengatakan, pihaknya sangat konsen dalam menjaga keamanan dan kenyamanan pengunjung BIP. Salah satunya dengan meningkatkan kesiagaan jika suatu saat terjadi kebakaran.

Baca Juga:

Rekan Pemadam Kebakaran yang Celaka Saat Bertugas, Bercita-cita Diangkat PNS

10 Mobil Damkar Padamkan Kebakaran Gudang Penyimpanan Kayu di Bandung

“Kami sangat menghargai nyawa pengunjung kami,” kata Didie  usai simulasi tersebut.

Hal ini, kata Didie, menjadi agenda wajib dan rutin yang dilakukan. Pihaknya sangat menekankan pentingnya kesiagaan dalam menghadapi peristiwa tersebut.

Standarisasi keamanan gedung dan ketersediaan alat pengamanan menjadi hal utama yang dipenuhinya. Setiap ruangan di BIP, kata Didie, telah dilengkapi dengan sensor dan alat pemadam api.

Setiap tenant di BIP pun telah memiliki alat pemadam api ringan (APAR). “Kami mewajibkan setiap tenant memiliki APAR,” ujarnya.

Tidak hanya itu, melalui simulasi ini pihaknya berharap karyawan di setiap tenant memiliki pengetahuan terkait pengamanan saat terjadi peristiwa yang tak diinginkan.

Setiap karyawan memiliki pengarahan dan pengetahuan terkait langkah-langkah yang harus dihadapi saat menghadapi kebakaran.

“Jika terjadi kebakaran, tim tanggap darurat harus di-support oleh karyawan tenant. Bagaimana evakuasinya. Jadi suasana panik bisa kita hindari, karena tenant sudah siap semuanya,” katanya.

Baca Juga:

Petugas Pemadam Kebakaran yang Gugur Harus Mendapat Tunjangan

Pemadam Kebakaran Kota Bandung Kembali Kehilangan Personel

Setiap karyawan, kata dia, harus dibiasakan menghadapi peristiwa tersebut. Hal ini sangat penting mengingat petugas pemadam kebakaran tidak mungkin hadir tepat waktu untuk mengatasi.

“Mereka harus dibiasakan, agar pada saat terjadi, mereka sudah biasa. Pemadam ditelepon, belum tentu datang. Otomatis kita harus punya tanggap darurat,” katanya.

Dia menambahkan, kesiagaan ini menjadi syarat mutlak yang ditetapkan pemerintah kepada setiap tempat-tempat hiburan dan belanja.

“Pemkot Bandung mewajibkan pengamanan di setiap gedung,” katanya.

Selain bahaya kebakaran, BIP dan IP juga mengantisipasi bahaya-bahaya lain, seperti kerusuhan, teroris dan gempa.

(mun)

Loading...

loading...

Feeds

Larang Warga Mudik, Kapolri Minta Maaf

POJOKBANDUNG.com – Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo meminta masyarakat dapat memahami kebijakan pemerintah melarang adanya mudik pada periode libur …