Ribuan Peserta JKN BPJS Cimahi Berobat ke Klinik Pratama Sariwangi

POJOKBANDUNG.com- KLINIK Pratama Sariwangi, di Parongpong, Kab Bandung Barat kini mengelola sekitar 2.600 peserta JKN BPJS Kesehatan.


Tapi siapa sangka jika klinik yang kini menjadi andalan masyarakat Sariwangi untuk berobat ini, ternyata menyimpan sejarah perjuangan para pengelola dan para dokter.

Ternyata, pada masa awal berdiri pada tahun 2013, klinik Pratama Sariwangi hanya melayani 1-2 pasien setiap harinya. Sejak BPJS beroperasi penuh 1 Januari 2014, jumlah kepesertaan BPJS Kesehatan di klinik ini meningkat dan tercatat kini sudah mencapai jumlah peserta 2.600 jiwa.

Aulia Afnan, pengelola klinik Pratama Sariwangi menceritakan perjuangan para dokter dan pengelola klinik hingga dapat berkembang pesat, dimana jumlah peserta BPJS yang ditangani klinik ini tak serta merta seperti sekarang.

“Klinik Pratama ini awal berdiri akhir tahun 2013 hanya 1-2 pasien yang datang setiap harinya. Di awal bergabung menjadi provider BPJS Kesehatan dengan sosialisasi yang dilakukan lambat laun masyarakat semakin menyadari pentingnya BPJS dan memilih klinik ini sebagai tempat berobat,” ungkap Aulia.

Aulia menerangkan, peserta BPJS di klinik Pratama Sariwangi rata-rata merupakan warga sekitar lokasi klinik, ditambah peserta JKN BPJS dari dua perusahaan sekitar. Saat ini klinik Pratama tak kurang melayani 30 pasien yang berobat setiap harinya.

Ia mengutarakan, klinik Pratama Sariwangi melayani pasien umum, bidan dan klinik gigi dengan juga telah dilengkapi fasilitas laboratorium dan apotek.

Klinik beroperasi mulai pukul 08.00 WIB hingga 20.00 WIB untuk pelayanan pasien umum dan bidan. Sementara klinik gigi mulai pukul 17.00 WIB hingga 20.00 WIB.  “Mayoritas keluhan demam, batuk, pilek. Untuk kunjungan rutin seperti hipertensi dan gula,” ucapnya.

Aulia menuturkan, masyarakat sekitar klinik kini mulai menyadari manfaat menjadi peserta BPJS setelah sosialisasi massif dilakukan, terutama sejak awal tahun 2017. “Karena program BPJS ini pada dasarnya program gotong royong. Saling membantu satu sama lain,” tuturnya.

(ca/pojokbandung)

Loading...

loading...

Feeds

Penelitian dalam Negeri Harus Didukung

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menyatakan upaya membuat vaksin dalam negeri harus didukung. Selain untuk memenuhi kebutuhan …

Calon Jemaah Haji Wajib Divaksin

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Kementerian Kesehatan Arab Saudi dikabarkan telah mengeluarkan kebijakan baru terkait syarat mengikuti ibadah haji. Berdasarkan informasi hanya …

Rachmat Yasin Dituntut Empat Tahun Bui

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Mantan Bupati Bogor, Rachmat Yasin, dituntut empat tahun penjara atas kasus korupsi. Yasin diduga menerima gratifikasi dari …

Tukang Rias Meninggal di Kamar Kos

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Warga Kelurahan Panglejar, Kecamatan Subang, Kabupaten Subang, mendadak geger. Mereka dikejutkan dengan temuan sesosok mayat laki-laki di …

15 Nakes Covid, Puskesmas Cisalak Ditutup

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Puskesmas Cisalak, Kabupaten Subang ditutup. Ini karena 15 nakesnya terkonfirmasi positif virus Covid-19. Penutupan dilakukan selama 14  …

Ratusan Prajurit Kodam Divaksin Sinovac

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Ratusan prajurit TNI dijajaran Kodam III/Siliwangi menerima suntikan Vaksinasi Sinovac. Hal tersebut disampaikan Kapendam III/Siliwangi Kolonel Inf …