Pemuda Asal Bandung Ini Bikin Karya untuk Raksasa Komik Marvel

Ario Anindito dalam Indonesia Comic Con 2017 di Jakarta Convention Center Senayan. Foto: Dedi Yondra/jawapos.com

Ario Anindito dalam Indonesia Comic Con 2017 di Jakarta Convention Center Senayan. Foto: Dedi Yondra/jawapos.com

POJOKBANDUNG.com – Sejumlah comic artist asal Indonesia pernah bekerja untuk raksasa komik, Marvel. Salah satunya Ario Anindito.


Saat ditemui JawaPos.com (grup pojokbandung.com) di booth Indonesia Comic Con 2017, Ario bercerita awal perjalanannya hingga berkerja di Marvel.

Pria asal Bandung itu menuturkan bahwa dirinya memang hobi menggambar sejak kecil. Beranjak dewasa, kebiasaan itu terus dilakukannya.

Termasuk saat duduk di bangku kuliah. Saat itu, Ario menimba ilmu di Universitas Parahyangan jurusan Arsitektur.

Baca Juga:

Geger Tulisan 212 dan QS 5:51 dalam Komik X-Men

Walt Disney Indonesia Gandeng 7 Label Desain Ternama, Salah Satunya dari Bandung  

Karier profesional Ario Anindito sebagai comic artist bermula pada 2010. Saat itu dirinya dihubungi sebuah agensi asal Italia, Tomato Agency.

“Agensi itu lihat gambar saya di internet. Dan ngajak gabung 2010,” kata Ario Anindito kepada JawaPos.com, Minggu (29/10/2017) malam.

Tawaran tersebut kemudian diterima cowok 33 tahun itu. Tanpa diduga, Tomato Agency langsung menawarkan nama Ario Anindito ke Marvel.

“Langsung saya terima,” ucapnya.

Setelah bergabung, Ario Anindito mulai mengerjakan sejumlah proyek. Mulai dari Secret Empire: United, Agents of Shield, Hyperion, Venom: Space Knight, House of M, dan lainnya.

Ario Anindito mengerjakan komik-komik Marvel tetap dari Bandung. Dia berkomunikasi secara online dengan pihak Marvel untuk menyesuaikan kebutuhan.

Baca Juga:

Totalitas Gal Gadot Diprediksi Bakal Antar Wonder Woman ke Puncak Box Office

Penggemar X-Men? Bersiaplah Nonton Amuk Dark Phoenix

Meski berkerja di perusahaan ternama, Ario Anindito tetap merasakan suka duka dalam pekerjaannya. Beda waktu antara Amerika Serikat dan Bandung harus membuatnya menyesuaikan diri.

“Dukanya, feedback kadang pas jam saya tidur. Soalnya beda waktu di sini. Saya kerja tiap hari 12 jam,” jelasnya.

“Enaknya saya keliling dunia. Udah ke Jepang, Taiwan, Malaysia, dan lainnya buat jadi bintang tamu acara kayak Indonesia Comic Con,” imbuh Ario.

Sejumlah proyek Marvel selanjutnya akan dikerjakan juga oleh Ario Anindito. Namun dia belum bisa memberi bocoran terlalu banyak.

(ded/JPC)

Loading...

loading...

Feeds