Merekam Adegan Bercinta Itu Bisa Berujung Penjara, Ini Pasalnya

POJOKBANDUNG.com- MASYARAKAT digegerkan dengan beredarnya dua video mesum pasangan muda-mudi. Video dengan durasi lima dan dua menit itu tersebar luas di media sosial dan dapat ditonton banyak orang.


Awal dari perkara ini adalah kelakuan dari pasangan itu sendiri yang dengan sengaja merekam adegan panasnya dengan telepon genggam. Hingga akhirnya, video itu kini tersebar luas.

BACA JUGA:

Link Video Mesum Hanna Annisa yang Bikin Merinding

VIDEO! Adegan Ranjang Siswi Cantik Viral, Banyak yang Cari di Facebook dan Twitter

Aparat kepolisian sekarang tengah bekerja keras untuk mengungkap siapa pemeran di video itu. Pasalnya Hanna Anisa dan Muhammad Farhan yang diduga sebagai pemeran kompak membantah bila mereka yang ada di dalam video.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Kombes Adi Deriyan Jayamarta menuturkan, selain fokus dalam mencari pemeran, mereka juga mencari penyebar konten porno.

Beda Video Mesum Hanna Annisa yang Viral dengan yang Tengah Diusut Polres Samarinda

Dia juga memastikan, antara si penyebar dan pemain dalam video itu sama-sama terancam pidana. “Ya sama bisa dipidana,” kata dia kepada JawaPos.com, Minggu (29/10).

Lantas dia menuturkan, di Indonesia ada dua undang-undang yang mengatur hal itu. Mengapa pemeran adegan juga bisa dipidana, sementara mereka bisa disebut sebagai korban? Adi lantas merujuk pada Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi.

Menurut dia, undang-undang itulah yang menjerat vokalis Noah Nazril Irham alias Ariel dalam kasus video porno hingga masuk ke dalam penjara.

Pasalnya, dalam aktivitas hubungan badan, Nazril secara sadar dan sengaja merekam adegan itu. Sehingga dia juga dikategorikan sebagai penyebar.

Sehingga menurut Adi, siapa saja pasangan yang dengan sengaja merekam kemudian rekaman tersebar, maka pasangan itu dianggap terlibat dalam penyebaran konten pornografi.

Loading...

loading...

Feeds

Larang Warga Mudik, Kapolri Minta Maaf

POJOKBANDUNG.com – Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo meminta masyarakat dapat memahami kebijakan pemerintah melarang adanya mudik pada periode libur …