Selfie di Rumah Seram “Pengabdi Setan” Pangalengan Yuk! tapi, Jaga Ucapan Ya

Rumah

Rumah "Pengabdi Setan" di Pangalengan. Foto: Riana Setiawan/Radar Bandung

POJOKBANDUNG.com – Demam film “Pengabdi Setan” tiba juga di Pangalengan, Kabupaten Bandung. Di daerah yang terkenal dengan udara dingin itu, ada rumah yang menjadi lokasi syuting film garapan sutradara Joko Anwar.


Rumah tersebut adalah bangunan tua peninggalan kolonial Belanda yang kemudian sempat menjadi rumah dinas karyawan PTPN VIII Perkebunan Teh Kertamanah.

Namun kini rumah tersebut lama kosong dan sepi. Fotografer Radar Bandung (grup pojokbandung.com) Riana Setiawan mengabadikan rumah tua yang dekat dengan perkebunan teh tersebut.

Rumah “Pengabdi Setan” di Pangalengan. Foto: Riana Setiawan/Radar Bandung

Sepintas, rumah tersebut memang tampak seram mengingat model bangunannya yang klasik. Dinding bangunan sebagian terbuat dari batu alam model ekspos dengan cat warna hitam dan putih, sebagian dinding lagi terbuat dari kayu gelondongan.

Baca Juga:

Wow! Film Pengabdian Setan Akan Tayang di Amerika Hingga Jepang

Setya Novanto Lolos, Muncul Meme Godfather dan “Pengabdi Setyan”

Sementara atapnya dibikin lancip, mengingatkan model arsitektur eropa, meski ada paduan dengan tradisi bangunan di Jawa Barat. Di dinding atas dekat atap, tampak tulisan pakai cat semprot “RTX” dan “XTC.

Di halaman rumah terdapat taman, dengan jalan yang terbuat dari batu. Suasananya terasa sejuk dan alami.

Rumah “Pengabdi Setan” di Pangalengan. Foto: Riana Setiawan/Radar Bandung

Sejak film Pengabdi Setan meledak di bioskop, banyak warga yang penasaran mendatangi rumah tersebut. Mereka berswafoto (selfie) untuk mengabadikan rumah dengan kamera maupun ponsel pintar.

Terutama saat akhir pekan, jumlah pengunjung bisa mencapai 30 orang perharinya. Mereka datang dari sekitaran Bandung maupun luar kota.

Baca Juga:

“Pengabdi Setan” Bersaing Sengit dengan “Kartini” di Festival Film Indonesia 2017

Joko Anwar Senang Penonton Nggak Bisa Tidur setelah Nonton “Pengabdi Setan”

Namun harus diingat, jika datang ke rumah tersebut, pengunjung sebaiknya menjaga ucapan. Sebab, menurut keterangan warga sekitar, sebelum syuting film pun rumah tersebut sudah dikenal angker.

Warga menuturkan, banyak kejadian kesurupan terkait rumah tersebut. Jadi, bagi yang mau jalan-jalan ke sini, sebaiknya jangan ngomong sembarangan.

(Riana Setiawan/men/pojokbandung)

Loading...

loading...

Feeds

Energi Postif Moonraker untuk Kemajuan Daerah

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Bukan lagi zamannya ugal-ugalan dijalanan. Apalagi melakukan tindakan yang merugikan diri sendiri bahkan orang lain. Stigma negatif …