Jika Direstui PDIP, Irjen Anton Siap Menangkan Pilgub Jabar 2018

Irjen Pol Anton Charliyan saat diwawancarai wartawan menyatakan kesiapan maju dalam perhelatan Pilgub Jabar 2018.

Irjen Pol Anton Charliyan saat diwawancarai wartawan menyatakan kesiapan maju dalam perhelatan Pilgub Jabar 2018.

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG- Irjen Pol Anton Charliyan menyatakan kesiapan maju dalam perhelatan Pilgub Jabar 2018.


Mantan Kapolda Jabar tersebut menegaskan, siap bertarung dalam kontestasi politik jika memang dukungan PDIP jatuh terhadap dirinya, mulai dari institusi Polri dan masyarakat Jabar.

BAC AJUGA:

Irjen Anton Putuskan Maju Pilgub Jabar 2018

Lengser dari Kursi Kapolda, Anton Charliyan Sampaikan Pesan Khusus untuk Agung Budi Maryoto

“Kalau partai PDIP,  Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan masyarakat dukung saya, sekali saya tegaskan siap maju. Banyak pihak yang menginginkan saya maju di Pilgub Jabar 2018 dan dukungan ini tidak bisa saya rinci dari mana saja. Semua harus lengkap dukungannya. Semua harus harmoni. Sekarang masyarakat memberikan dukungan ke saya, tapi tergantung PDIP dan pimpinan Polri,”  kata Anton yang juga Wakalemdiklat Polri saat menghadiri ‘Curah Gagasan’ yang digelar PDIP Jabar di Hotel Horison, Kota Bandung, Rabu (25/10).

Gubernur Aher Kasih Pantun buat Kapolda Anton Charliyan dan Agung Budi, Begini Bunyinya

Dorongan Anton maju di Pilgub Jabar memang sudah lama terjadi, terutama saat ia menjabat sebagai Kapolda Jabar. Anton menyatakan, sejumlah kelompok masyarakat ada yang menginginkannya maju di Pilgub Jabar. Namun jenderal polisi bintang dua ini masih mengukur diri, apakah layak untuk ikut maju di Pilgub Jabar atau tidak.

Anton menambahkan, beberapa persoalan yang ada di Jabar, diantaranya diperlukannya sistem pengamanan yang handal dan kepastian hukum terhadap gerakan gerakan yang ingin memecah belah  kesatuan dan persatuan NKRI. Dan saat ini diperlukan pemimpin yang bisa memberikan keamanan dan kenyamanan di tengah masyarakat.

Di Jabar, lanjut pria kelahiran Tasikmalaya, 29 November 1960 ini, masih terjadi kesenjangan, karena ada dua golongan ekonomi, yakni kuat dan lemah.  Kesenjangan ekonomi ini, lanjut Anton, seharusnya saling menyangga antara yang kuat dan lemah.

(man/mun)

Loading...

loading...

Feeds

Puluhan Pejabat Ikuti Open Biding

POJOKBANDUNG.com, NGAMPRAH – Sebanyak 27 Aparatur Sipil Negara (ASN) telah mendaftar untuk mengikuti seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) …

BRT Tidak Akan Ganggu Trayek Angkot

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Pengembangan angkutan massal berbasis jalan atau bus rapid transit (BRT) yang melintasi Kota Cimahi sudah memasuki tahap …

Karya yang Membuat Tanya

Gedung Munara 99 dan Skywalk Sabilulungan akhirnya telah rampung dibangun. Bangunan yang akan menjadi ikon dan kebanggaan masyarakat Kabupaten Bandung …

Cinta Palsu Negeriku

‎Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Raharja, sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung, menempati peringkat …