Octoyura, Humas Perusahaan Listrik yang Tak Bisa Lepas dari Kamera

Octoyura Ridha Bamahry (kiri). Foto: IST

Octoyura Ridha Bamahry (kiri). Foto: IST

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Octoyura Ridha Bamahry punya hubungan spesial dengan dunia fotografi. Supervisor humas dan protokol PT PLN Distribusi Jawa Barat ini mengaku tak bisa lepas dengan kamera.


Hubungannya dengan kamera terjalin tanpa sengaja sejak tahun 2008 lalu.

“Dulu sambil nunggu wisuda, saya mengisi waktu dengan mengambil foto momen. Ternyata suka, sejak itu saya baru beli kamera dan belajar otodidak melalui YouTube, seminar dan bergabung dengan komunitas,” kisah lelaki kelahiran 20 Oktober 1986 ini.

Baca Juga:

Menjaga Kesehatan Jantung Sama dengan Melindungi Otak, Begini Penjelasannya

Kata Siapa Batik Tidak Stylist bagi Milenial?

Ia menguasai kamera single lens reflector ( SLR) sampai Leica. Ia juga rajin mengikuti perlombaan berbau seni fotografi untuk terus mengasah ilmunya. Baginya, kompetisi semacam pecutan dia untuk terus mencari hal-hal baru dan menempa karyanya.

“Saat itu saya dapat informasi dari Fotografer.net tentang Canon Photo Marathon 2009, saya ikut,” kata dia.

“Saya juga terkejut, ternyata karya saya jadi juara kedua. Ini sangat berkesan sekaligus membanggakan, karena saya pemula yang bersaing dengan mereka diantara ribuan fotografer yang sudah profesional, waktu itu memang semangat saya sedang menggebu-gebu,” imbuhnya.

Prestasinya tak mentok di tahun 2009 saja, tahun lalu anak pertama dari tiga bersaudara ini juga menorehkan karya di National Geographic.

Meskipun hanya masuk nominasi, tetapi Octo bangga foto burung meraknya dihargai yayasan asal Paman Sam itu.

“Melihat caption ‘2016 National Geographic Nature Photographer of the Year’ di sudut kanan bawah foto saya, rasanya sudah bangga,” kata pria berdarah Sumatera ini.

Baca Juga:

Agar Depresi Tak Berujung Tragis, Lakukan Tips Berikut Ini

Di Rumah Sebaiknya Nggak Usah Pakai Bra, Begini Kata Ilmuwan

“Meskipun hanya masuk nominasi tidak apa-apa, itu juga saya ambil fotonya tanpa sengaja. Eh, saya juga menerima juara dua dari Warta Ekonomi baru-baru ini, entah kenapa saya selalu jadi yang kedua.”

Meskipun belum sehebat Henri Cartier Bresson, fotografer Perancis yang dianggap sebagai pionir fotojurnalisme modern dan master of compotition, Octo ingin menjadi seperti idolanya itu.

“Saya hanya ingin berkarya dari hobi ini, dan memberikan ilmu fotografi di lingkungan saya,” harap dia.

(peh)

Loading...

loading...

Feeds