Akhir Pekan Ini Banyak Acara Seru Loh di Seni Bandung#1, Rugi Kalau Nggak Nonton


Komunitas Rindu Menanti menghiasai halte di Bandung dengan gambar mural dan puisi, juga buku bacaan. Program ini bagian dari rangkaian acara Seni Bandung #1. FOTO: TAUFIK HIDAYAT/RADAR BANDUNG

Komunitas Rindu Menanti menghiasai halte di Bandung dengan gambar mural dan puisi, juga buku bacaan. Program ini bagian dari rangkaian acara Seni Bandung #1. FOTO: TAUFIK HIDAYAT/RADAR BANDUNG

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Menu Seni Bandung #1 hari ini, Sabtu (21/10/2017), dimulai dengan serangkaian seni tradisi rakyat di Agrowisata Pasanggarahan. Rangkaian seni tradisi ini biasanya sering ditemui di masyarakat desa yang masih menjaga nilai-nilai simbolik dan spiritual.


Agenda seni tradisi rakyat dimulai pada pukul 08.30 wib – selesai. Sementara Program Carentam Helar Festival akan menyajikan Reak Tibelat Mekar Budaya, Sapi Gumarang;

Lalu, Ulin Barog Sekar Saluyu, Kanosa, Kuda Pawana Mekar Sawargi Raja Vega Group, Putra Manglayang, Simpay Wargi Siguyur dan Bengkel Seni Candrawulan.

Ada juga Program Helar Adu Benjang akan menampilkan Rengkak Katineung, Benkel Kreatif Seni Benjang, Panca Komara, Panca Warna dan Putra Dharma.

Program Padungdung Menca Bandungan diisi acara Panglipur Pamagersari, Macan tutul, Gajah Putih, Aliran Cikalong, Aliran Sera (Kidaus) dan Aliran Cimande Pusaka.

Baca Juga:

Fitur Teranyar WhatsApp Ini Keren! Bisa Pantau Lokasi Teman Secara Real-Time

Selama Tidur, Kadang Anda Merasa Tidak Sedang Sendirian. Mengapa?

Program Kemprung Tarung Bajidoran: kelompok Giler Kameumeut Bejo, Kelompok Wargi Udin Gejos, Kelompoj Kreasi Jaipong Esti Mandiri Jaya Grup Dewi Ratna, Rengkak Jaipong Putra Mandiri Jaya.

Nah sore nanti, Pameran Seni Rupa Partisipasi Publik karya (con)struct [Eko Bambang Wisnu dan Teguh Supriyanto] akan dihelat di Cikapundung Riverspot. Acara ini dibuka dengan bincang-bincang karya mereka pada pukul 16.00 WIB.

Bersambung ke acara Musik Interupsi hari ini di Cikapundung Riverspot, Musik Parapatan di Taman Cikapayang Dago. Program Musik Interupsi di Cikapundung Riverspot hari ini dibuka dengan penampilan kelompok musik Paberik Bambu dari Prodi Bambu Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Bandung.

Penampilan Paberik Bambu dimulai pada pukul 15.30 wib. Setelah itu, pada jam 18.00 wib akan tampil Rumah Musik Harry Roesli (RMHR) yang diwakili oleh Street Nikami. Kelompok penyanyi jalanan yang terdiri dari Andri (vokal/gitar), Baron (bas), Ison (cajon), dan Syafaat (saksofon) tersebut akan ditemani oleh sejumlah siswa-siswi RMHR.

Berikutnya, pada pukul 20.00 wib program Musik Interupsi akan ditutup kelompok fusion etnik Sambasunda. Dengan jumlah personel minimal empat belas orang, Sambasunda, yang telah melahirkan tiga belas album tersebut, akan meramaikan suasana CIkapundung Riverspot.

Sementara itu, di Taman Cikapayang Dago, tampil juga Fals Mania Lintas Indonesia (Famali) pada jam 20 dengan memainkan karya-karya dari musisi Iwan Fals.

Sementara program sastra hari ini, antara lain, Peluncuran Buku Menghidupkan RUH Dewi Sartika Dalam Jiwa Para Guru di Jawa Barat di SMAN 18, Jalan Madesa No.18, Bandung. Workshop “Puisi Digital untuk Ruang Publik” oleh Jason Nelson (Australia) akan silaksanakan pada pukul 09.00 – 12.00 wib di kampus UIN Bandung, Jln. A.H. Nasution 105 Bandung.

Lalu, Program Nature Dance Festival. Dalam program ini Ine Arini, dkk. akan menyajikan karya koregrafi bertajuk “Phallus Tarung/Fuga Maut” pada malam hari ini dan besok malam di Studio ISBI, Jalan Buahbatu No. 212 Bandung mulai pukul 19.30 WIB.

Karya-karya lain yang sudah bisa diapresiasi, antara lain, Instalasi Ruang Terbuka, berjudul “Smart Urbanization” karya Riar Rizaldi di Cikapundung Riverspot.karya Abbyzar Raffi berjudul “RESPIRE” di Taman Cikapayang Dago – berlangsung hingga 25 Oktober 2017. Buka setiap hari pukul 12.00 – 17.00 wib.

Loading...

loading...

Feeds