Di Bandung Taksi Online Dirusak Saat Jemput Penumpang, Begini Respon Aher

Hermanto Sinaga (kiri) pelaku pengrusakan taksi online. Foto: IST

Hermanto Sinaga (kiri) pelaku pengrusakan taksi online. Foto: IST

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG- Gubernur Jabar Ahmad Heryawan menanggapi peristiwa perusakan mobil taksi online oleh oknum sopir angkot di Kiaracondong Kota Bandung, Jumat (20/10/2017) dini hari. (Baca: Lagi, Taksi Online Dirusak. Polisi Ciduk Seorang Pelaku)


Aher, begitu panggilan akrabnya- menekankan soal kondusivitas antara pelaku usaha angkutan berbasis online dan angkutan konvensional terutama kepada aparat keamanan, Polisi dan TNI.

Namun menurutnya tumpuan kondusivitas dunia bentuk transportasi publik ini tetap akan berada pada aturan hukum, dimana pemerintah pusat kini tengah menggodok revisi Permenhub 26/2017 tentang angkutan berbasis online.

“Dalam konteks transportasi, saya berharap aturan revisi Permenhub yang sedang digodok ini benar benar akan mengandung aspek keadilan bagi semua pihak, baik taksi online maupun konvensional. Kita berharap aturan menteri ini benar benar mengakomodir secara adil semua pihak,” harap Aher di Gedung Sate, Bandung, Jumat (20/10/2017).

Aher menegaskan, perkembangan teknologi tidaklah bisa dipungkiri, semua pihak mau tidak mau dituntut untuk mengikuti. Maka aturan hukum sebagai dasar acuan harus diperhatikan.

“Kan nanti kalau suatu saat hilang semua angkutan konvensional, dan pindah ke online, kan tetap harus ada aturannya,” tegas Aher.

Baiknya, kata dia, sementara ini semua pihak mengikuti langkah pemerintah pusat yang juga melibatkan yang bersikap pro kontra atas munculnya angkutan berbasis online.

Toh pada kenyataannya, kata Aher, masyarakat masih membutuhkan keduanya, baik konvensional maupun kendaraan online. “Kan gak bisa serta merta esok hari dipaksa pindah ke online semua,” ujar dia.

Ia meminta masyarakat jangan terprovokasi pihak manapun yang bermaksud melakukan kericuhan. Aher mengaku khawatir ada pihak ketiga yang memanfaatkan situasi untuk membuat kegaduhan.

“Harapan saya ke masyarakat, jangan terprovokasi oleh oknum tertentu,” tegasnya. Makanya kalau ada tindakan provokatif di lapangan segera lapor ke polisi,” timpalnya.

(atp/pojokbandung)

Loading...

loading...

Feeds