Kisruh Transportasi di Bandung, Sopir Online dan Konvensional Berdamai!

Demo pengemudi online di kawasan Gedung Sate. Foto: Atep Kurniawan/Pojokbandung

Demo pengemudi online di kawasan Gedung Sate. Foto: Atep Kurniawan/Pojokbandung

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG- Keakraban antara pengemudi taksi online dan transportasi konvensional terjadi di Mapolrestabes Bandung, pada Jumat (20/10) malam.


Moment tersebut bahkan menandai kisruh transportasi di Kota Bandung berakhir, setelah kedua pihak bersepakat untuk berdamai.

BACA JUGA:

Lagi, Taksi Online Dirusak. Polisi Ciduk Seorang Pelaku

Di Bandung Taksi Online Dirusak Saat Jemput Penumpang, Begini Respon Aher

Polrestabes Bandung memediasi perdamaian yang juga dihadiri oleh perwakilan taksi online yang tergabung dalam Posko Jabar dan transportasi konvensional dalam WAAT Jabar.

Kapolrestabes Bandung Kombes Hendro Pandowo memimpin proses perdamaian, yang juga menandakan ke depannya kedua pihak siap untuk menjaga kondusifitas Kota Bandung.

Itu dibuktikan dengan surat kesepakatan di atas materai yang ditandatangani oleh kedua pihak.

Hendro mengatakan, menyambut baik keinginan dua belah pihak yang ingin berdamai. Akhirnya kepolisian memfasilitasi perdamaian tersebut.

“Kita di sini berkumpul atas rasa cinta terhadap Kota Bandung. Karena kita ketahui selama ini muncul keresahan-keresahan. Malam ini kami bertemu dan menemukan kata sepakat untuk bisa menjaga situasi keamanan dan ketertiban Kota Bandung,” ujarnya.

Hendro berharap, komitmen yang sudah dibuat bisa tersampaikan dengan baik sampai akar rumput. Apalagi regulasi yang mengatur penyelenggaraan transportasi online dalam Peraturan Menteri Perhubungan No. 26 Tahun 2017 belum juga diterbitkan.

“Jadi sambil menunggu regulasi keluar, kedua belah pihak ini sudah bisa sama-sama berdamai dan bisa sama-sama beroperasi,” terangnya.

(nda/ca/pojokbandung)

Loading...

loading...

Feeds