Sehari setelah Tubrukan dengan Choerul Huda, Ramon Rodrigues Unggah Foto Ini

Proses evakuasi kiper Persela, Choirul Huda setelah pingsan di lapangan saat berbenturan dengan sesama pemain Persela dalam laga lawan Semen Padang, Minggu (15/10/2017). foto : semenpadangfcid

Proses evakuasi kiper Persela, Choirul Huda setelah pingsan di lapangan saat berbenturan dengan sesama pemain Persela dalam laga lawan Semen Padang, Minggu (15/10/2017). foto : semenpadangfcid

POJOKBANDUNG.com – Di antara orang-orang yang kehilangan Kapten Persela Lamongan Choirul Huda, mungkin Ramon Rodrigues yang paling menyesal dan dihinggapi rasa bersalah.


Bagaimana tidak, Choirul Huda meninggal setelah benturan dengan rekannya di lini belakang, Ramon Rodrigues. Saat itu Persela Lamongan menghadapi Semen Padang, pada Minggu (15/10/2017).

Benturan ini tentu tidak sengaja. Pemain asal Brasil berusia 29 tahun itu berusaha mengamankan bola, begitu juga sang kapten.

Maka di akun instagramnya, @rrmramon, Ramon Rodrigues menuliskan penyesalan mendalamnya.

Foto Instagram Ramon Rodrigues untuk Choirul Huda

Saya ingin mengucapkan terima kasih atas doa, panggilan, pesan dukungan dan semua kasih sayang Anda!

Kami tidak pernah membayangkan kematian seperti ini, sayangnya hal itu terjadi, saya tidak memiliki kata-kata untuk menggambarkan perasaan seperti itu. Saya benar-benar mengerti murka beberapa orang pada saat ini dan saya meminta Tuhan untuk memberkati dan melindungi hati semua orang, terutama keluarga Huda, dan semoga Tuhan terbuka lebar.

“Legenda tidak pernah mati, kamu akan selalu hidup”

Demikian suara hati Ramon Rodrigues untuk legenda Lamongan yang baru tiada. Tulisan itu melengkapi foto pita hitam tanda berkabung.

Ramon Rodrigues. Foto: Instagram

Kalimat mendalam dan foto pita hitam itu memancing banyak komentar. Ada yang memberikan dorongan moral agar Ramon tidak merasa bersalah, tapi ada juga yang menghujat.

“MAUT TIDAK BISA DIHINDARI! STOP BULLY KAK RAMON DENGAN SEBUTAN PEMBUNUH, TUHAN PUNYA CARA LAIN UTK MENGAMBIL KEMBALI CIPTAANNYA,” kata akun sadellariskiap.

Baca Juga:

Tragedi Choirul Huda di Mata Kiper Persib Made Wirawan

Ucapan Belasungkawa Persib dan Klub Liga 1 untuk Almarhum Choirul Huda

“Ini sudah takdir, saya tau anda tidak sengaja melakukan itu, Hidup atau mati sudah Tuhan yg mengatur. Tugas mu sekarang tetep lah profesional dengan profesimu @rrmramon,” tulis sfn_zauri dilengkapi dengan emosikon penyemangat.

“Tetap semangat….sudah takdir…yg penting choirul huda sudah tenang di alam sanah….,” timpal abizarcoxin.

Setelah insiden, akun Instagram Ramon dibanjiri komentar miring, malah ada yang menyebutnya pembunuh. Tapi tak sedikit yang bijak dan membesarkan hati Ramon.

Foto pita hitam diunggah Senin (16/10/2017) atau sehari setelah insiden mematikan itu.

(men/pojokbandung)

Loading...

loading...

Feeds