ADO Jabar Desak Dishub Cabut Larangan Operasi Transportasi Online

Ketua Umum DPD ADO Jabar, Yudi Setiadi, diwawancarai, Minggu (15/10). Foto: Asep Rahmat

Ketua Umum DPD ADO Jabar, Yudi Setiadi, diwawancarai, Minggu (15/10). Foto: Asep Rahmat

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG- Asosiasi Driver Online (ADO) Jawa Barat mendesak Pemda untuk mencabut larangan berhenti operasi bagi tranportasi daring atau online.


Sebab, tidak ada landasan hukum mengikat, lantaran Permenhub No. 26/ 2017 belum dicabut.

BACA JUGA:

Gubernur Aher Minta Pemerintah Pusat Segera Bikin Solusi untuk Transportasi Online

Pemprov Jabar Tak Pernah Bekukan Taksi Online, Begini Penjelasannya

Ketua Umum DPD ADO Jabar, Yudi Setiadi mengatakan, Putusan MA No. 37 P/ HUM/ 2017 hanya mencabut 14 pasal atau 18 poin. Maka, putusan itu, dikatakan Yudi, tak berkaitan dengan pengesahan Permenhub No. 26/2017.

“Maka secara yuridis, Permenhub No 26/ 2017 masih berlaku,” ucap Yudi dalam konferensi pers di Kota Bandung, Minggu (25/10).

Ojek Online Stop Beroperasi, Pengusaha Kuliner di Cimahi Ikut Merugi

Warganet Galang Petisi “Cabut Larangan Transportasi Online di Bandung”

Yudi mempertanyakan landasan hukum imbauan pembekuan tranportasi online oleh Pemprov Jabar, khususnya Dishub Jabar. Padahal sudah jelas Permenhub No. 26/2017 belum dicabut.

“Kenapa tidak boleh beroperasi. Regulasi Permenhub masih ada dan berlaku,” terangnya.

Yudi meminta, Pemprov Jabar segera mencabut imbauan larangan operasi bagi tranportasi online. Sebab, dalam satu pekan terakhir tak jarang sopir online kerap mendapat intimidasi dari berbagai pihak.

“Setelah imbauan larangan beroperasi dikeluarkan Pemprov Jabar, kami (sopir online) merasa gelisah. Aksi sweeping dimana-mana, pengrusakan kendaraan terjadi, tak jarang ada aksi pengeroyokan,” jelas dia.

Selain itu kerugian yang ditimbulkan jika tranportasi online dibekukan ialah menurunnya iklim usaha. Sebab, bagi masyarakat perkotaan seperti Kota Bandung, tranportasi online sangat membantu misalnya pelaku usaha UMKM dan wisatawan banyak menggunakan jasa antar jemput.

“Perekonomian Jabar itu terbantu 40 persen dengan hadirnya jasa kami,” terangnya.

(arh)

Loading...

loading...

Feeds

Pantau Pelayanan, Bupati Sidak RSUD

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Bupati Subang H. Ruhimat menggelar inspeksi mendadak (sidak) di rumah sakit umum daerah (RSUD). Hal ini dilakukan …

Jumlah Penduduk Terus Meningkat

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Jumlah penduduk di Kota Cimahi terus bertambah, mengakibatkan kepadatan penduduk wilayah Kota Cimahi menjadi yang tertinggi di …