DPRD Jawa Barat Dapat Kunjungan dari Dubes Singapura

Kunjungan dari Duta Besar Singapura untuk Indonesia, Anil Kumar Nayar, ke Kantor DPRD Jawa Barat

Kunjungan dari Duta Besar Singapura untuk Indonesia, Anil Kumar Nayar, ke Kantor DPRD Jawa Barat

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – DPRD Provinsi Jawa Barat mendapat kunjungan dari Duta Besar Singapura untuk Indonesia, Anil Kumar Nayar. Kerja sama Pemprov Jabar dan Pemerintah Singapura perlu ditingkatkan lagi.


Kunjungan yang berlangsung Kamis pekan lalu itu diterima Pimpinan DPRD Provinsi Jawa Barat, Haris Yuliana, Abdul Harris Bobihoe beserta Ketua Komisi I, Syahrier didampingi Sekretaris DPRD, Daud Achmad.

Mereka melakukan pertemuan di ruang kerja Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat. Kunjungan Duta Besar Singapura ke DPRD Jawa Barat kali ini yang yang ketiga kalinya.

Dalam kesempatan tersebut, Anil Kumar mendapatkan penjelasan mengenai kondisi Jabar, antara lain soal ekonomi.

Baca Juga:

DPRD Jabar Gelar Rapat Paripurna tentang Ini …

Soal Pemecatan 5 Kepsek, DPRD Jabar Panggil Ridwan Kamil

“Kondisi perekonomian di Jawa Barat relatif baik, bahkan pertumbuhan ekonominya di atas rata­rata nasional,” jelas Haris Yuliana.

Menganggapi pertanyaan mengenai turunnya daya beli masyarakat, Haris mengatakan di Jawa Barat hal tersebut tidak begitu signifikan. Memang menurut Haris, ada yang mengalami penurunan namun di sisi lain juga ada kenaikan.

Sementara terkait pembangunan, Bobihoe menambahkan, saat ini prioritas pembangunan di Jawa Barat adalah infrastruktur selain ekonomi dan pendidikan.

“Kita sedang menyelesaikan pembangunan BIJB di Majalengka, Insya Allah tahun 2018 sudah bisa digunakan,” kata Bobihoe.

Haris juga menambahkan, baru­baru ini DPRD Provinsi Jawa Barat mendapatkan kabar pemerintah pusat membatalkan bantuan senilai Rp350 miliar untuk BIJB.

“Tapi kami akan berusaha hal tersebut tidak mengganggu penyelesaian bandara BIJB,” tegas Haris.

Selain itu, Jawa Barat saat ini sedang membutuhkan penambahan panjang jalan, termasuk jalan tol, pengaktifan jalur kereta api. Diharapkan, dengan memadainya sarana infrastruktur perhubungan akan memperlancar arus barang.

Menanggapi hal itu, Anil mengatakan bahwa memang persoalan konektivitas atau keterhubungan ini sangat penting termasuk bagi sektor pariwisata.

Baca Juga:

DPRD Jabar Susun Jadwal Revisi Perda RTRW

DPRD Jabar Minta Gubernur Segera Ganti Kadisdik

“Pariwisata itu sebenarnya tidak rumit yang penting ada connectivity,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Komisi I, Syahrier mengharapan hubungan Indonesia-Singapura, khususnya Jawa Barat-Singapura semakin erat.
Ia mengusulkan kedua pemerintahan untuk menjalin kerja sama “Sister City”. Kerja sama ini sudah dilakukan Pemprov Jabar dengan beberapa negara bagian di Tiongkok, Rusia, Jepang, Maroko dan negara lainnya.

Menanggapi hal tersebut Anil mengatakan, pada dasarnya Singapura siap bekerja sama, teramsuk berinvestasi. Dalam investasi, Singapura memerhatikan faktor regulasi dan buruh.

“Itu yang menjadi faktor penting bagi kami.”

(***)

Loading...

loading...

Feeds

Belajar Madu di Kedai Lebah

POJOKBANDUNG.com, RANCABALI – Tak hanya menyiapkan sajian madu asli, Kedai Lebah di Jalan Raya Ciwidey-Rancabali Kabupaten Bandung juga memberikan edukasi …

DPRD Jabar Imbau Ponpes Taati Prokes

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Ketua Fraksi PKB DPRD Jabar M. Sidkon Djampi mengimbau para santri dan pengajarnya taati protokol kesehatan Covid-19. …

Kenaikan Sanksi Prokes Terbentur Pergub

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Penerapan kenaikan sanksi denda untuk pelanggaran protokol kesehatan (prokes) sulit dilakukan. Musababnya, realisasi sanksi tersebut harus melakukan …