Bunga Bangkai Tumbuh di Gang Sukamulya, Warga Mencium Bau Tak Sedap

Temuan bunga bangkai. FOTO: TAUFIK HIDAYAT/JOB RADAR BANDUNG

Temuan bunga bangkai. FOTO: TAUFIK HIDAYAT/JOB RADAR BANDUNG

BUNGA bangkai ditemukan di pemukiman padat penduduk, Gang Sukamulya RT05/RW09 Kelurahan Cikutra, Kecamatan Cibeunying, Kota Bandung. Temuan ini bikin kaget warga.


==========================

Nida Khairiyyah, Radar Bandung

==========================

Warga menyebutnya bunga suweg, nama ilmiahnya amorphophallus paeonifolius. Bunga langka ini tumbuh di lapangan bekas reruntuhan bangunan sejak sebulan yang lalu.

Namun satu minggu lalu, Maesaroh (40), seorang warga sekitar baru mengetahui nama bunga tersebut oleh keluarganya dari Kabupaten Cianjur yang sedang berkunjung.

Awalnya kuncup bunga bangkai masih kecil, namun kian hari kian membesar. Ia menceritakan sebelum mengetahui tanaman itu masuk dalam salah satu keluarga bunga bangkai, tanaman tersebut dibiarkan saja.

Bahkan anak-anak yang suka bermain di lapangan bekas reruntuhan tersebut, sering menendang-nendangnya.

“Beberapa hari lalu diberitahu ini bunga bangkai. Kami langsung heran kok ada yah di tempat kayak gini,” ujar Maesaroh.

Ia bersama warga kemudian berinisiatif membuatkan pagar di sekitar tumbuhnya bunga, untuk menghindari tangan-tangan jahil yang mengganggunya.

Warga mengaku, dari tanaman dengan warna merah hati itu kadang keluar bau tak sedap. Aroma bau bangkai tercium hingga jarak 10 meter.

Bunga tersebut baru tumbuh dan siap-siap mekar. Diperkirakan dia akan berkembang tujuh hari ke depan. Jika sudah tumbuh mekar, bunga ini bisa setinggi 40 centimeter. Makanya disebut juga bunga raksasa.

Dosen Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati ITB, Taufikurahman mengatakan, tumbuhnya bunga bangkai bukanlah fenomena yang luar biasa. Suweg dapat tumbuh di mana saja terutama daerah yang memiliki kelembaban yang cukup tinggi.

Meski begitu, bunga ini masuk dalam International Union for Conservation of Nature yang harus dilestarikan keberadaannya meski tidak masuk dalam kategori terancam punah.

“Tidak terancam punah, tapi masuk ke dalam tanaman langka. Tumbuh di tempat dengan kelembaban tinggi dan pada lahan dengan ketinggian 700 meter di atas permukaan laut, Bandung kan termasuk,” terang Taufikurahman.

(*)

Loading...

loading...

Feeds

SAPA Alfamart, Solusi Belanja Saat Pandemi

POJOKBANDUNG.com – Masa PSBB yang diberlakukan di beberapa kota/ kabupaten membuat toko ritel yang menyediakan kebutuhan sehari-hari terpaksa buka lebih …

Jonggol Jadi Jalur Pengiriman Motor Curian

POJOKBANDUNG.com, BOGOR – Wilayah Jonggol menjadi jalur pengiriman hasil pencurian kendaraan bermotor sindikat Cianjur yang diamankan Polres Bogor. Tak jarang, …

Pantau Pelayanan, Bupati Sidak RSUD

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Bupati Subang H. Ruhimat menggelar inspeksi mendadak (sidak) di rumah sakit umum daerah (RSUD). Hal ini dilakukan …