Ini Alasan Persib Tak Ajukan Protes Meski Dirugikan Wasit Agus

Michael Essien mengamankan bola dari hadangan pemain Persiba Balikpapan. Foto: Gusti Ambri/Kaltim Post

Michael Essien mengamankan bola dari hadangan pemain Persiba Balikpapan. Foto: Gusti Ambri/Kaltim Post

POJOKBANDUNG.com, PERSIB – Persib Bandung kecewa dengan kepemimpinan wasit Agus Fauzan Arifin saat dijamu Persiba Balikpapan di Stadion Batakan, Balikpapan, Minggu (1/10/2017) malam.


Dalam laga yang berkesudahan 2-2 itu, Persib dinilai berkali-kali dirugikan oleh sang pengadil. Salah satu momennya saat handsball pemain Persiba di kotak penalti. Wasit hanya memberikan tendangan bebas, bukan penalti.

Baca Juga:

Kiatisuk Senamuang Kirim Sinyal Tukangi Persib Bandung

Mundur dari Port FC, Kiatisuk Tukangi Persib Bandung?

Febri Hariyadi juga dikeluarkan wasit setelah diberi kartu kuning kedua yang berujung kartu merah. Padahal, pelanggaran yang dilakukan Febri dinilai tak seharusnya diganjar kartu.

Selain itu, ada beberapa keputusan wasit yang dirasa sangat merugikan tim. Tapi, Persib tidak akan mengajukan protes ke PSSI. Persib memilih diam setelah mendapat perlakuan tersebut.

“Percuma (mengajukan protes), tidak akan dianggap. Biar PSSI tahu, biar komisi wasit tahu. Dia kan lebih pintar dari saya,” kata Komisaris Utama PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) Zainuri Hasyim di Bandara Husein Sastranegara, Kota Bandung, Senin (2/10).

Ia menuturkan, Persib pernah memprotes soal kepemimpinan wasit. Hasilnya sang wasit dihukum tidak lagi memimpin pertandingan.

Baca Juga:

Rayuan Bobotoh Desak Kiatisuk Senamuang Tukangi Persib

Unggah Foto, Instagram Kiatisuk Ramai Dibanjiri Komentar Bobotoh

Tapi, wasit yang bersikap tidak adil justru kembali hadir meski orangnya berbeda. Hal itu membuat Persib kapok untuk mengajukan protes.

Zainuri pun memilih menyerahkan sepenuhnya soal sikap wasit Agus kepada PSSI. Ia pun memberi sinyal harusnya PSSI segera mengambil sikap agar kualitas kompetisi tidak berkurang akibat kepemimpinan wasit.

“Harusnya ketika diberitakan (media) mereka (PSSI) tanggap. Kan ada di koran, di tv, harusnya mereka tanggap,” jelas Zainuri.

(pra)

Loading...

loading...

Feeds

Penelitian dalam Negeri Harus Didukung

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menyatakan upaya membuat vaksin dalam negeri harus didukung. Selain untuk memenuhi kebutuhan …

Calon Jemaah Haji Wajib Divaksin

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Kementerian Kesehatan Arab Saudi dikabarkan telah mengeluarkan kebijakan baru terkait syarat mengikuti ibadah haji. Berdasarkan informasi hanya …

Rachmat Yasin Dituntut Empat Tahun Bui

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Mantan Bupati Bogor, Rachmat Yasin, dituntut empat tahun penjara atas kasus korupsi. Yasin diduga menerima gratifikasi dari …

Tukang Rias Meninggal di Kamar Kos

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Warga Kelurahan Panglejar, Kecamatan Subang, Kabupaten Subang, mendadak geger. Mereka dikejutkan dengan temuan sesosok mayat laki-laki di …

15 Nakes Covid, Puskesmas Cisalak Ditutup

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Puskesmas Cisalak, Kabupaten Subang ditutup. Ini karena 15 nakesnya terkonfirmasi positif virus Covid-19. Penutupan dilakukan selama 14  …