Jalan Garut–Tasikmalaya Minim Rambu-rambu Tanah Longsor

Ilustrasi bencana tanah longsor

Ilustrasi bencana tanah longsor

POJOKBANDUNG.com – Jalan Tasik-Garut via Salawu, Kabupaten Tasikmalaya dilanda longsor, Minggu (1/9/2017). Longsor terjadi di kilometer 32, Kampung Babakangudang, Desa Neglasari, Kecamatan Salawu.


Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Namun material longsor sempat menimpa setengah badan jalan dengan tinggi mencapai dua meter dan panjang 15 meter.

Kejadian longsor tersebut menimbulkan kekhawatiran pengguna jalan. Terlebih cuaca akhir-akhir ini sudah mulai hujan dan ditambah lagi minimnya rambu-rambu lalu lintas tentang bahaya bencana.

Baca Juga:

Mbah Rono Beberkan Tanda-tanda Bencana Longsor, Jabar Punya Banyak Titik Rawan

Longsor Kabupaten Bandung, Seorang Warga Tewas

Salah satu pengendara mobil asal Bandung, Epi Sunandi (30) mengaku was-was melewati Jalan Raya Garut-Tasik karena takut terjadi longsor.

”Diharapkan ada rambu-rambu dari kepolisian dan bina marga mana saja titik lokasi yang rawan longsor supaya pengendara bisa lebih berhati-hati,” harapnya.

Sebelumnya, longsor tebing di Jalan Provinsi Garut-Tasik itu menyebabkan arus kendaraan dari Tasik dan Garut sempat terganggu.

Evakuasi material longsor bisa cepat diselesaikan karena ada alat berat loader yang diturunkan Bina Marga Provinsi Jabar. Sehingga longsoran dari badan jalan bisa dibersihkan.

Material longsor bisa dibersihkan sampai pukul 12.00 siang (Minggu, 1/9/2017).

(yuz/jpg/JPC)

Loading...

loading...

Feeds

Bos Aquabike Kagumi Waduk Jatiluhur

RADARBANDUNG.ID, PURWAKARTA- Even internasional Aquabike World Championship Grand Prix Indonesia 2 akan digelar di waduk Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, 9 hingga …