Target PAD 2018 Jabar Naik Rp945,72 Miliar

Ketua DPRD Jabar Ineu Purwadewi Sundari dan Wakil Gubernur Jabar Deddy Mizwar saat menghadiri Rapat Paripurna di Gedung DPRD Jabar, Jalan Diponegoro, Bandung.

Ketua DPRD Jabar Ineu Purwadewi Sundari dan Wakil Gubernur Jabar Deddy Mizwar saat menghadiri Rapat Paripurna di Gedung DPRD Jabar, Jalan Diponegoro, Bandung.

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG- Tahun 2018 merupakan tahun kelima pelaksanaan RPJMD Provinsi Jawa Barat periode 2013-2018.


Karena itu, penyusunan RAPBD tahun anggaran 2018 merupakan sebuah momentum yang sangat penting untuk melaksanakan pembangunan Jawa Barat.

Wakil Gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar menjelaskan, penyusunan RAPBD Tahun Anggaran 2018 berpedoman pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 33 Tahun 2017 tentang Pedoman penyusunan APBD Tahun Anggaran 2018 dan Nota Kesepakatan antara Pemerintah Provinsi Jawa Barat dengan DPRD Jabar tentang kebijakan Umum (KU) APBD Tahun Anggaran 2018 serta prioritas dan plafon anggaran sementara (PPAS) APBD Tahun Anggaran 2018.

“Kebijakan Pembangunan 2018 menuju pada pembangunan manusia, peningkatan daya saing daerah, serta kemandirian masyarakat,” katanya pada Rapat Paripurna, di Gedung DPRD Jabar, Jalan Diponegoro, Bandung, belum lama ini.

Memperkirakan berbagai aspek, baik yang berkaitan dengan upaya intentifikasi maupun ekstensifikasi terhadap sumber-sumber pendapatan, perkiraan pendapatan daerah tahun 2018 sebesar Rp 22,215 triliun lebih, mengalami kenaikan sebesar Rp 945,72 miliar lebih atau naik 4,45 persen, dibandingkan target pada APBD murni 2017 Rp 21,269 triliun lebih.

Pendapatan daerah bersumber dari, Pendapatan Asli Daerah (PAD), diperkirakan sebesar Rp 17,584 triliun lebih, meningkat sebesar Rp 1,060 triliun lebih atau naik 6,42 persen dibandingkan target pada APBD murni 2017 sebesar Rp 16,524 triliun lebih.

Kemudian Dana perimbangan diperkirakan sebesar Rp 4,599 triliun lebih, serta lain-lain pendapatan yang sah diperkirakan sebesar Rp 31,118 miliar lebih mengalami peningkatan Rp 1,428 miliar lebih atau naik 4,81 persen dibandingkan target APBD murni 2017 sebesar Rp 29,690 miliar lebih.

Sementara itu, Belanja Daerah Tahun Anggaran 2018 diperkirakan sebesar Rp 24,215 triliun lebih. Penyusunan belanja diprioritaskan untuk mendukung efektivitas pelaksanaan tugas dan fungsi masing-masing Perangkat Daerah sesuatu dengan Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2016 tentang Perangkat Daerah.

“Tahun 2018 merupakan tahun politik, yaitu adanya pelaksanaan Pemilihan Gubernur, Wakil Gubernur, serta pemilihan Bupati/Walikota bagi 16 Kabupaten/Kota di Jawa Barat secara serentak. Maka Pemerintah Daerah Provinsi dan pemerintah Kabupaten/Kota wajib memberikan dukungan pendanaan bersama untuk pelaksanaan Pemilukada tersebut,” Timpal Deddy.

“Saya sangat berharap rencana APBD tahun anggaran 2018 dapat ditetapkan dalam waktu yang tidak terlalu lama,” pungkasnya.

(mun)

Loading...

loading...

Feeds

Pantau Pelayanan, Bupati Sidak RSUD

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Bupati Subang H. Ruhimat menggelar inspeksi mendadak (sidak) di rumah sakit umum daerah (RSUD). Hal ini dilakukan …

Jumlah Penduduk Terus Meningkat

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Jumlah penduduk di Kota Cimahi terus bertambah, mengakibatkan kepadatan penduduk wilayah Kota Cimahi menjadi yang tertinggi di …