Bumbu Dapur Juga Sudah Dioplos, Polda Jabar Ciduk Pelakunya

Kapolda Jabar Irjen Agung Budi Maryoto (ist)

Kapolda Jabar Irjen Agung Budi Maryoto (ist)

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG- Ditreskrimsus Polda Jabar mengungkap praktik curang yang dilakukan oleh produsen bumbu dapur oplosan berbahan limbah pasar.


Pelaku pengoplos bumbu dapur tersebut, IS, sudah melakoni aksinya sejak lima tahun lalu.

“Dalam satu bulan pelaku ini bisa menghasilkan tujuh ton bumbu dapur. Lalu bumbu dapur ini dijualnya Rp 26 ribu per kilogramnya,” ungkap Kapolda Jabar Irjen Agung Budi Maryoto di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung.

Kepada polisi, IS mengaku, menjalankan bisnis curangnya tersebut dikediamannya, Desa Banjar, Kab Cirebon, Jawa Barat. IS memproduksi aneka bumbu dapur serbuk berupa cabai, merica, ketumbar dan cupat.

“Jadi dia pemilik, pembuat sekaligus penjual. Bisa dikatakan ini aktivitas home industri. Aksinya sudah lima tahun,” kata Agung.

Beragam bumbu dapur dioplos menggunakan zat pewarna, bahan makanan lain hingga limbah cabai dan merica. Bahan campuran itu didapat IS dengan cara membeli. “Dia cari bahan oplosannya itu di pasar-pasar. Ia jemur, dikeringkan, lalu dicampur dengan bahan yang asli,” jelasnya.

“Setiap bulannya, IS bisa memperoleh keuntungan mencapai Rp14 juta,” sebut Agung.

Agung menjelaskan, selain menerima pesanan dari orang lain, beragam bumbu dapur tersebut dijual secara bebas ke sejumlah pasar tradisional. “Berdasarkan pengakuan tersangka, bumbu oplosan dijual ke pasar-pasar tradisional di Cirebon,” ujarnya.

Agung menyebut, praktik yang dilakoni IS sudah termasuk pelanggaran hukum. Tersangka mengoplos bumbu dapur tanpa memedulikan efek yang akan ditimbulkan setelah dikonsumsi masyarakat.

“Ini tentunya merugikan. Mencari untung tetapi yang dijual enggak layak. Dalam kasus ini  kami berhasil mengamankan barang bukti sebanyak 3,7 ton bumbu oplosan,” pungkas Agung.

(nda)

Loading...

loading...

Feeds

Pantau Pelayanan, Bupati Sidak RSUD

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Bupati Subang H. Ruhimat menggelar inspeksi mendadak (sidak) di rumah sakit umum daerah (RSUD). Hal ini dilakukan …

Jumlah Penduduk Terus Meningkat

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Jumlah penduduk di Kota Cimahi terus bertambah, mengakibatkan kepadatan penduduk wilayah Kota Cimahi menjadi yang tertinggi di …