Jelang Pilkada Serentak 2018, Polda Jabar Pelototi Medsos

Kapolda Jabar Irjen Pol Agung Budi Maryoto dan Pangdam III Siliwangi,  Mayjen TNI Muhammad Herindra. Foto: Atep Kurniawan

Kapolda Jabar Irjen Pol Agung Budi Maryoto dan Pangdam III Siliwangi, Mayjen TNI Muhammad Herindra. Foto: Atep Kurniawan

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Kapolda Jabar, Pangdam III Siliwangi, Ketua KPU Jabar beserta tokoh masyarakat melakukan pertemuan di Bandung, Selasa (26/9/2017), pagi.


Beragam hal dibahas dalam pertemuan ini, terutama menyangkut Pilkada Serentak 2018.

“Pilkada sudah di ambang pintu. 8 Januari 2018 mulai pendaftaran pasangan calon. Maka suhu politik pasti akan meningkat,” ungkap Kapolda Jabar Irjen Pol Agung Budi Maryoto, usai pertemuan.

Dikatakan, masyarakat akan menentukan sikap politiknya sendiri-sendiri. Namun menurutnya hal yang harus disadari, semua elemen masyarakat harus tetap guyub, rukun, dan bersinergi karena semua mempunyai hak politik.

“Kita tetap beraktivitas, jangan sampai ada hal tidak diinginkan yang membuat Jabar tidak kondusif, persatuan harus dijaga,” tegasnya.

Dikatakan, semakin banyak orang, maka semakin banyak permasalahan, apalagi jumlah pemilih di Jawa Barat mencapai puluhan juta orang.

“Dengan istri saja ada masalah. Namun kita sebagai masyarakat agamis dan santun, harus ditunjukan,” imabunya.

Dalam menjaga kondusivitas, lanjut dia, pihaknya bergandengan dengan jajaran TNI, sesuai aturan yang telah ditentukan. Polri, TNI, beserta unsur masyarakat bersama-sama mendeteksi potensi kerawanan sebagai langkah antisipasi.

“Pilkada Jakarta ada isu berkaitan dengan agama. Namun saya yakin di Jabar sangat agamis, saya yakin masyarakat santun terhindar godaan seperti itu,” katanya.

Ia juga meminta masyarakat harus bijak menggunakan media sosial, jangan terjebak pelontaran status berbau provokasi atau hoax. Semua informasi yang didapat harus dikroscek terlebih dahulu sebelum dishare ke orang lain.

“Paling tidak kroscek dulu, kalau betul silahkan saja share.  Kalau ada indikansi fitnah dan share bisa terkena UU ITE. Kita sudah punya pemantau, Cyber Patrol, kita akan awasi terus,” tegasnya.

Menyambung Kapolda, Pangdam III Siliwangi,  Mayjen TNI Muhammad Herindra mengimbau masyarakat jangan mau diadu domba, apalagi konflik fisik.

“Mari jaga keamanan bersama dengan kompak,” tegas Pangdam.

(atp/pojokbandung)

Loading...

loading...

Feeds

Harga Eceran Bawang Putih Masih Mahal

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Harga bawang putih berangsur turun. Itu terjadi di sejumlah  Pasar tradisional Kota Cimahi. Pedagang di tingkat eceran …

Launching Tim Persib Tanggal 25

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Persib Bandung akan segera memperkenalkan skuat yang akan mengarungi kompetisi Liga 1 2020 dalam balutan acara launching …

Persib Vs Persikabo tanpa Penonton

POJOKBANDUNG .com, BANDUNG – Uji tanding antara Persib Bandung dan Tira-Persikabo dipastikan berpindah venue. Laga tersebut awalnya akan berlangsung di …

Tak Mau Kadernya Promosikan Keluarga

POJOKBANDUNG.com, JAKARTA – Ketua Umum DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri, menyoroti situasi politik 2024 mendatang. Pada tahun …

Pimpinan KPK Hentikan 36 Perkara

POJOKBANDUNG.com, JAKARTA – Belum tiga bulan menjabat sebagai pimpinan KPK, Firli Bahuri Cs menghentikan 36 perkara dalam tahap penyelidikan. Penghentian …

Sudah Memprediksi Menteri Tak Kompak

POJOKBANDUNG.com, JAKARTA – Ketidakkompakan menteri di Kabinet Indonesia Maju sudah mulai terlihat. Salah satunya ketika merespon soal omnibus law RUU …

Mengupas Makna Lain dari Kaleng Bekas

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – MENURUT khazanah lokal bahasa Sunda, ngindeuw berarti memungut barang bekas. Selain menggambarkan proses memungut langsung objek dan …