Lihatlah Spanduk Ini, Sopir Angkot Cimahi Serius Tolak Transportasi Online

Spanduk bernada penolakan terhadap taksi online yang terpampang di Jalan Ibu Ganirah, RT 5/5, Kel. Cibeber, Kec. Cimahi Selatan. (Gatot Pudji)

Spanduk bernada penolakan terhadap taksi online yang terpampang di Jalan Ibu Ganirah, RT 5/5, Kel. Cibeber, Kec. Cimahi Selatan. (Gatot Pudji)

Akbar mengaku, pihaknya sulit untuk mengkoordinir semua pengemudi angkutan online yang sudah beroperasi. Pasalnya, tidak semua pelaku usaha angkutan berbasis online terpayungi badan hukum.


Dengan begitu, tentu berimbas, pada para pengemudi angkutan online yang bebas bergerak di lapangan karena, tidak adanya aturan yang mengharuskan mereka masuk ke dalam badan hukum.

“Koordinasi di lapangan juga karena taksi online ini kan terbagi, ada yang individu ada yang berbada hukum. Aturan Permenhub kemarin dicabut, jadi rekan-rekan individu masih bebas berjalan tanpa badan hukum,” tuturnya.

Untuk menekan gesekan yang terjadi di lapangan, lanjut dia, pada Kamis (28/9) mendatang, pihaknya akan bertemu dan duduk bersama DPC Organda Kota Cimahi. “Kan nggak baik juga kalau tidak secepatnya diselesaikan,” pungkasnya.

(gat)

Loading...

loading...

Feeds